Radja Nainggolan Menyesal Tak Bela Timnas Indonesia di Akhir Kariernya

Radja Nainggolan mengungkapkan penyesalan tidak memilih Timnas Indonesia lebih awal, setelah kariernya dengan timnas Belgia berakhir tidak sesuai harapan.

Mantan gelandang top Eropa, Radja Nainggolan, mengungkapkan penyesalannya tidak memilih untuk membela Timnas Indonesia di awal kariernya. Penyesalan ini muncul mengingat akhir perjalanan sepak bolanya bersama Timnas Belgia yang tidak sejalan dengan harapan, dilansir dari Bola.

Nainggolan, yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Sumatra Utara, Marianus Nainggolan, merasa kecewa dengan keputusan untuk tidak dipanggil memperkuat Belgia pada Piala Dunia 2018. Situasi ini memicu konflik dengan pelatih Belgia saat itu, Roberto Martinez, yang secara efektif mengakhiri kiprahnya bersama tim berjulukan De Rode Duivels pada Maret 2018.

"Saya sangat terpukul dengan hal itu. Saya telah mengorbankan hidup saya untuk bisa bermain bagi Rode Duivels. Saya sempat mengatakan hal ini sebelumnya," ujar Nainggolan, seperti dikutip dari Voetbal Primeur melalui Bola.

Pemain berusia 37 tahun tersebut menambahkan, "Jika saya tahu semuanya akan berakhir seperti ini, maka saya akan lebih cepat memilih Indonesia. Saya bangga menjadi orang Belgia."

Di penghujung karier profesionalnya, Radja Nainggolan sempat mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia. Ia memperkuat Bhayangkara FC selama setengah musim, yakni dari akhir 2023 hingga pertengahan 2024.

Mantan penggawa AS Roma dan Inter Milan ini mengaku mendapatkan pengalaman yang berbeda selama bermain di Tanah Air. "Saya bermain sepak bola di Indonesia selama enam bulan. Rasa hormat dan apresiasi yang saya terima dari masyarakat di sana benar-benar berbeda jauh dibandingkan dengan dunia sepak bola Belgia," jelas Nainggolan.

Kiprah Bersama Timnas Belgia

Selama sembilan tahun membela Timnas Belgia, Nainggolan mencatatkan 30 penampilan. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil menyumbangkan enam gol dan tiga assist untuk De Rode Duivels.

Keputusan tidak membawanya ke Piala Dunia 2018 disebut-sebut karena kekhawatiran akan "menimbulkan masalah di bangku cadangan." Namun, Nainggolan menepis anggapan tersebut. "Itu omong kosong besar. Saat itu saya bilang, kalau begitu sudah selesai," tandas pemain berdarah Batak tersebut.

Saat ini, Nainggolan masih aktif bermain sepak bola untuk Patro Eisden, sebuah klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Belgia.

Recommended