Ramadan tahun ini menghadirkan pengalaman baru bagi gelandang PSIM Yogyakarta, Rakhmatsho Rakhmatzoda, yang menjalani ibadah puasa jauh dari keluarga untuk pertama kalinya.
Pemain asal Tajikistan ini mengaku menikmati suasana Ramadan di Yogyakarta dan merasa semakin betah di Indonesia. Rakhmatsho juga mengungkapkan kecintaannya pada Indonesia.
"Semuanya positif, saya sangat jatuh cinta dengan negara ini. Saya suka segala hal di sini dan ingin tinggal di sini untuk waktu yang sangat lama," ujar Rakhmatsho Rakhmatzoda pada Rabu (4/3/2026).
Meski jauh dari keluarga, Rakhmatsho meyakini bahwa esensi Ramadan tetap sama di mana pun. Ia hanya merindukan momen kebersamaan dengan keluarga dan teman saat menjalankan ibadah puasa.
"Saya pikir Ramadan adalah bulan suci yang sama di mana pun. Tidak ada yang istimewa, hanya saja di sana ada banyak keluarga dan teman. Ketika Anda menghabiskan bulan seperti ini bersama keluarga, itu akan sangat baik," sambungnya.
Perbedaan signifikan yang dirasakan Rakhmatsho saat Ramadan di Indonesia adalah jarak dengan keluarga. Sebagai pesepak bola profesional, ia menyadari konsekuensi tersebut.
"Sulit karena mereka sangat jauh, saya benar-benar ingin menghabiskan hari-hari seperti ini bersama keluarga, tapi sepak bola adalah bagian dari hidup saya, saya harus berkorban demi sepak bola," katanya.
Uniknya, Rakhmatsho justru merasa lebih berenergi saat berpuasa. Ia merasa Ramadan memberinya kekuatan tambahan.
"Menjalani puasa di sini tidak sulit sama sekali, bulan ini justru sebaliknya saya merasa mendapatkan lebih banyak energi dan kekuatan. Ramadan sangat penting bagi saya."
"Saya makan sahur dan kemudian saat berbuka puasa, saya merasa di periode seperti ini saya memiliki lebih banyak kekuatan dan energi," lanjut mantan pemain Persijap Jepara itu.
Tak Pilih-pilih Makanan
Dalam hal makanan, Rakhmatsho tidak terlalu pemilih. Ia menikmati berbagai hidangan khas Indonesia dan menganggapnya sama lezatnya dengan masakan di kampung halamannya.
"Saya makan semuanya, tapi saya suka makan makanan yang lezat. Secara prinsip segala sesuatu di sini sama lezatnya seperti di rumah, jadi saya makan segalanya," ungkap Rakhmatsho.
Di tengah Ramadan, Rakhmatsho menyampaikan pesan kepada suporter PSIM atas dukungan mereka. Ia berharap amal ibadah diterima Allah dan memberikan keberkahan.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang besar kepada mereka karena terus mendukung kami selalu, terutama di bulan-bulan seperti ini. Semoga Allah menerima semua amal kami dan ridha kepada kami semua. Saya sangat mencintai kalian," pungkasnya.