Pemilik sebagian Manchester United, Jim Ratcliffe, dilaporkan telah memberikan lampu hijau untuk menjual gelandang Manuel Ugarte pada bursa transfer musim panas mendatang. Keputusan tegas ini muncul pada Sabtu (25/4/2026) setelah manajemen mengevaluasi performa pemain asal Uruguay tersebut di Old Trafford.
Dilansir dari Bola, Ratcliffe disebut sudah kehilangan kesabaran terhadap performa Ugarte yang dinilai tidak stabil sejak didatangkan dari Paris Saint-Germain pada 2024. Meskipun Ratcliffe tidak terlibat langsung dalam urusan teknis harian, ia memegang kendali atas restrukturisasi skuad Setan Merah.
Manchester United mematok harga jual Ugarte di kisaran 35 juta paun demi memfasilitasi perombakan lini tengah tim. Nilai tersebut mengalami penurunan dibandingkan saat klub membelinya dengan biaya awal 42 juta paun yang bisa meningkat hingga 50,7 juta paun melalui skema bonus.
Statistik menunjukkan bahwa Ugarte telah tampil sebanyak 69 kali bersama Manchester United dengan torehan dua gol dan enam assist. Namun, gaya bermainnya yang agresif membuahkan 16 kartu kuning, sebuah catatan yang menjadi salah satu pertimbangan manajemen untuk melepasnya.
Rencana penjualan ini memicu potensi perbedaan pandangan di internal klub karena pelatih interim, Michael Carrick, secara terbuka memberikan pembelaan. Carrick menilai kontribusi mantan pemain PSG tersebut sangat krusial bagi keseimbangan tim dan suasana di dalam ruang ganti.
"Saya sangat menyukai Manu. Dia luar biasa di dalam kelompok, dan saya sangat terkesan dengan sikapnya, cara dia bekerja, dan kualitasnya dalam latihan," kata Michael Carrick, Pelatih Interim Manchester United sebagaimana dikutip dari Manchester Evening News.
Carrick menegaskan bahwa Ugarte tetap menjadi bagian penting dari rencana taktisnya saat ini meskipun jarang mendapatkan menit bermain reguler. Sang pelatih menganggap persaingan internal yang diciptakan oleh kehadiran Ugarte memberikan dampak positif bagi kompetitivitas skuad.
Langkah pelepasan Ugarte ini juga bertepatan dengan rencana kepergian gelandang senior Casemiro yang akan meninggalkan klub setelah masa kontraknya berakhir. Manajemen klub kini tengah menyusun prioritas baru untuk mengisi kekosongan di lini tengah pada musim depan.