RBC Capital Markets secara resmi menaikkan target akhir tahun untuk indeks S&P 500 menjadi 7.900 poin dari proyeksi sebelumnya sebesar 7.750 pada Jumat (8/5/2026). Langkah ini dipicu oleh optimisme tinggi terhadap ekspansi sektor kecerdasan buatan (AI) serta penguatan laba emiten di bursa Amerika Serikat.
Revisi target tersebut menunjukkan adanya potensi pertumbuhan sebesar 7,7 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan indeks pada Kamis lalu yang berada di level 7.335,66. Proyeksi positif ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ketahanan pasar modal AS di tengah dinamika ekonomi global.
Dilansir dari Medcom, reli di pasar saham Amerika Serikat terus menunjukkan tren penguatan dalam beberapa pekan terakhir yang didorong oleh aliran modal investor ke sektor ekuitas. S&P 500 bahkan sempat mencatatkan kenaikan bulanan paling signifikan sejak November 2020 pada bulan lalu.
Keputusan RBC ini sejalan dengan langkah institusi keuangan besar di Wall Street lainnya, seperti J.P. Morgan dan Barclays, yang telah lebih dulu meningkatkan proyeksi indeks mereka. Para analis menilai bahwa momentum pertumbuhan laba perusahaan masih tetap solid meskipun terdapat sejumlah risiko makroekonomi.
Dalam laporannya, RBC menekankan bahwa peningkatan pendapatan perusahaan mayoritas bersumber dari sektor teknologi, khususnya bisnis yang mengintegrasikan infrastruktur AI. Tingginya permintaan terhadap teknologi ini dinilai mampu menopang valuasi saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar.
Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat juga dianggap memiliki daya tahan yang baik terhadap tekanan biaya operasional yang tinggi serta ketidakpastian kondisi geopolitik internasional. Faktor ini menjadikan saham kategori growth berkapitalisasi jumbo tetap menjadi penggerak utama di pasar.
Meskipun pasar tetap optimistis, RBC mencatat bahwa ekonomi global masih dibayangi oleh tantangan inflasi yang persisten dan ketidakpastian arah kebijakan suku bunga. Selain itu, tensi geopolitik yang fluktuatif tetap menjadi perhatian bagi para pelaku pasar di akhir tahun 2026.
Bersamaan dengan pembaruan target indeks, RBC menurunkan rekomendasi untuk sektor kesehatan AS menjadi market weight dari posisi sebelumnya yakni overweight. Penurunan ini dipengaruhi oleh revisi laba sektor terkait dan adanya arus keluar dana investor di tengah ketidakpastian kebijakan medis.