Carlos Parreira Dipecat Madura United Jelang Lebaran

Manajemen Madura United memecat Carlos Parreira sebagai pelatih kepala akibat performa tim yang menurun.

Kabar mengejutkan datang dari Madura United menjelang Hari Raya Idulfitri. Manajemen klub telah memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Carlos Parreira.

Keputusan ini diambil sebagai respons atas serangkaian hasil kurang memuaskan yang diraih oleh tim. Penurunan performa yang signifikan menjadi alasan utama pemutusan kontrak tersebut.

Manajer Madura United, Umar Wachdin, membenarkan kabar ini. Ia menjelaskan bahwa evaluasi telah dilakukan dan manajemen merasa perlu adanya penyegaran di kursi kepelatihan.

"Performa tim yang terus menurun dalam beberapa pertandingan terakhir membuat manajemen mengambil keputusan dengan cepat," kata Umar.

Umar menambahkan bahwa Carlos Parreira dinilai bertanggung jawab atas hasil yang belum sesuai harapan dan telah menyatakan kesediaannya untuk mundur.

Keputusan manajemen ini juga merupakan respons terhadap tuntutan suporter yang menginginkan adanya perubahan besar. Madura United saat ini berada di zona merah setelah hanya meraih satu kemenangan dalam 14 pertandingan di bawah asuhan Carlos Parreira, dengan sembilan di antaranya berakhir dengan kekalahan.

Dengan pemecatan ini, manajemen berharap atmosfer tim dapat kembali kondusif. Klub juga menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan kursi kepelatihan kosong terlalu lama. Rakhmad Basuki kembali ditunjuk sebagai caretaker sebelum pelatih baru diumumkan.

"Dalam waktu dekat, manajemen akan segera mencari pelatih baru yang diharapkan mampu menyetel kembali kondisi tim dan membawa performa tim kembali ke jalur yang lebih baik," pungkas Umar.

Recommended