Upaya Real Madrid untuk memperkuat lini belakang mereka menghadapi tekanan signifikan musim panas ini. Klub raksasa Spanyol itu sebelumnya memusatkan perhatian pada bek Jerman, Nico Schlotterbeck. Perhatian ini muncul karena Real Madrid diperkirakan akan kehilangan Antonio Rüdiger dan David Alaba pada akhir musim.
Namun, harapan Los Blancos untuk merekrut Schlotterbeck mulai menipis. Kabar terbaru dari Jerman, seperti dilansir dari Bola, mengindikasikan bahwa bek berusia 26 tahun tersebut akan segera membahas perpanjangan kontrak dengan Borussia Dortmund. Situasi ini berpotensi menggagalkan transfernya ke ibu kota Spanyol sebelum jendela transfer resmi dibuka.
Kondisi ini menciptakan tantangan serius bagi Real Madrid. Dengan kontrak bek-bek utama yang akan berakhir, klub perlu segera menemukan alternatif berkualitas. Saat ini, Éder Militão, Dean Huijsen, dan Raúl Asencio menjadi pilar pertahanan, tetapi tambahan pemain kaliber seperti Schlotterbeck dianggap vital untuk menjaga konsistensi dan kekuatan lini belakang.
Seiring waktu, daftar target yang memenuhi kriteria Real Madrid semakin berkurang. Klub-klub top Eropa telah bergerak cepat pada jendela transfer musim dingin, menyebabkan beberapa opsi awal kini tidak lagi tersedia.
Laporan dari BILD menyebutkan bahwa Schlotterbeck dijadwalkan bertemu dengan manajemen Dortmund pekan depan untuk membicarakan masa depannya di Signal Iduna Park. Klub Jerman bertekad mempertahankan bek yang dikenal cerdas, kuat secara fisik, dan nyaman dalam mengolah bola. Peluang Schlotterbeck untuk tetap di Dortmund dikabarkan semakin besar.
Opsi Bek Tengah yang Semakin Terbatas
Jika kesepakatan perpanjangan kontrak tercapai, Real Madrid akan kembali memulai pencarian bek tengah baru, sebuah situasi yang sudah akrab bagi juara 15 kali Liga Champions ini. Awalnya, Los Blancos memiliki empat target bek tengah berkualitas untuk memperkuat pertahanan mereka yang kerap goyah.
Ibrahima Konaté dari Liverpool sempat memimpin daftar tersebut. Namun, performa Konaté yang kurang memuaskan di awal musim membuat Real Madrid menunda pergerakan. Sayangnya, pilihan lain perlahan hilang dari pasar transfer.
Manchester City berhasil mengamankan Marc Guéhi, Liverpool merekrut Jérémy Jacquet, dan Bayern Munich telah memperpanjang kontrak Dayot Upamecano hingga tahun 2030. Dengan opsi-opsi tersebut yang tidak lagi tersedia, Schlotterbeck sempat menjadi target utama sebelum potensi perpanjangan kontraknya muncul.
Ibrahima Konaté Muncul Kembali sebagai Pilihan Utama
Satu-satunya opsi nyata yang masih tersedia untuk Real Madrid adalah Ibrahima Konaté. Bek internasional Prancis ini belum menandatangani perpanjangan kontrak di Liverpool dan akan menjadi agen bebas pada akhir musim, sesuai dengan strategi transfer Los Blancos.
Konaté memiliki postur tinggi yang sangat dibutuhkan oleh lini belakang Madrid. Ia diyakini dapat menambah ketangguhan pertahanan yang seringkali mudah ditembus lawan. Dengan nama besar yang tersisa di pasar, Konaté kini kembali menempati posisi teratas sebagai pilihan utama.
Alternatif Lain dan Pertimbangan Biaya
Apabila Real Madrid memutuskan untuk tidak mengejar Konaté, alternatif lainnya adalah Castello Lukeba dari RB Leipzig. Bek muda berusia 23 tahun ini dikenal solid dan dianggap sebagai salah satu talenta muda terbaik di Bundesliga. Namun, klausul pelepasannya sebesar €90 juta menjadi penghalang serius.
Pilihan yang lebih terjangkau datang dari Ousmane Diomande, bek Sporting CP yang cepat dan agresif, dengan harga sekitar €25 juta. Meski demikian, pemain asal Pantai Gading ini juga menjadi incaran klub-klub besar Eropa lainnya, dan Real Madrid cenderung menghindari persaingan tawar harga yang ketat.
Sebagai opsi terakhir, Los Blancos memiliki kemungkinan untuk memanfaatkan klausul pembelian kembali Jacobo Ramón, yang kini tampil cemerlang di Como. Sebagai produk asli akademi Madrid Castilla, Ramón menawarkan kemudahan administratif dan loyalitas. Namun, kualitasnya saat ini belum setara dengan target-target lainnya. Pelatihnya di Como, Cesc Fàbregas, telah menyatakan bahwa Ramón akan tetap di klub musim depan, tetapi keputusan akhir bisa berubah jika Real Madrid mengambil tindakan.