Real Madrid Dipermalukan Getafe, Arbeloa Tolak Cari Alasan

Real Madrid kalah 0-1 dari Getafe di kandang sendiri. Pelatih Alvaro Arbeloa menolak menyalahkan absennya pemain kunci sebagai penyebab kekalahan.

Real Madrid menelan kekalahan memalukan di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, saat menjamu Getafe pada pekan ke-26 La Liga, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. Alvaro Arbeloa, pelatih Madrid, menolak mencari kambing hitam atas kekalahan tersebut, termasuk absennya sejumlah pemain pilar akibat cedera.

Tampil di depan pendukung sendiri, Real Madrid harus bermain tanpa diperkuat beberapa pemain penting yang masih menjalani perawatan cedera. Beberapa pemain tersebut antara lain Eduardo Camavinga, Eder Militao, Jude Bellingham, hingga Kylian Mbappe.

Walau tanpa sejumlah pemain kunci, El Real tetap mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Los Blancos mencatatkan penguasaan bola sebesar 77 persen, berbanding 23 persen milik Getafe. Real Madrid juga mampu melepaskan 18 tembakan, di mana tujuh di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, tim tamu hanya memperoleh tiga peluang bagus dari sembilan percobaan.

Kendati menguasai pertandingan, Madrid kurang efektif dalam penyelesaian akhir dan harus mengakui keunggulan Getafe dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan Getafe dicetak oleh Martin Satriano pada menit ke-39.

Alvaro Arbeloa menolak untuk mencari-cari alasan terkait kekalahan Real Madrid dari Getafe. Menurutnya, Real Madrid memiliki banyak pemain berkualitas untuk meraih kemenangan, meskipun pada akhirnya tidak terwujud.

"Ketika kalah, kita selalu mengingat pemain-pemain penting seperti yang Anda sebutkan, tetapi kami adalah Real Madrid, dan saya tidak bisa menggunakan absennya pemain seperti Bellingham atau Mbappe sebagai alasan," kata Arbeloa.

Arbeloa menambahkan, timnya memiliki pemain dan kualitas yang cukup untuk memenangkan pertandingan. Ia menegaskan bahwa hal itulah yang menjadi tujuan dari skuad yang ada. "Saya tidak akan membuat alasan untuk absennya pemain hari ini," sambungnya.

Pantang Menyerah

Akibat hasil minor ini, Real Madrid gagal memperpendek jarak poin dengan Barcelona di puncak klasemen. Madrid masih tertahan di posisi kedua dengan 60 poin, terpaut empat poin dari Barca yang berada di posisi teratas.

Walaupun demikian, Los Blancos enggan menyerah begitu saja. Mereka bertekad untuk meraih seluruh 36 poin yang tersisa demi menjaga asa untuk meraih trofi juara La Liga musim ini.

"Masih ada 36 poin tersisa dan kami tidak punya tujuan lain selain berjuang untuk meraih 36 poin tersebut. Tidak ada seorang pun di sini yang akan menyerah. Ini Real Madrid dan tidak ada yang akan menyerah sampai pertandingan terakhir," kata Arbeloa.

Arbeloa menegaskan bahwa selisih empat poin masih dalam jangkauan untuk dikejar dan akan diperjuangkan, dimulai dari pertandingan berikutnya di markas Celta Vigo. "Ini Real Madrid dan tidak ada seorang pun di sini yang akan menyerah," tambahnya.

Recommended