Hizbullah Luncurkan 100 Roket, Iron Dome Israel Kewalahan

Serangan 100 roket Hizbullah dilaporkan membuat sistem pertahanan Iron Dome Israel kewalahan, dengan hanya separuhnya yang berhasil dicegat.

Serangan roket yang dilancarkan kelompok Hizbullah dari Lebanon membuat sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel kewalahan. Dilaporkan, hanya sekitar 50% dari 100 roket yang ditembakkan berhasil dicegat.

Seorang sumber dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengungkapkan bahwa serangan ini telah menjebol pertahanan Iron Dome. Sebagai respons, IDF tengah mempersiapkan kemungkinan invasi darat ke Lebanon.

Serangan Hizbullah dan balasan dari Israel ini membuka front baru dalam operasi militer gabungan AS-Israel yang disebut Operasi Epic Fury.

Serangan dari Lebanon ini menjadi ujian bagi sistem pertahanan rudal Israel, karena sejumlah roket berhasil lolos. Skala kerusakan di Israel dan operasi darat Israel masih belum jelas.

IDF menyatakan bahwa Angkatan Udara Israel sedang menyerang peluncur roket dan infrastruktur Hizbullah di Lebanon. Sementara itu, warga Israel bersiap menghadapi eskalasi serangan dari Lebanon dan kemungkinan dari kelompok Houthi di Yaman, serta diminta mengikuti panduan perlindungan.

Iron Dome adalah sistem pertahanan udara yang dirancang untuk mencegat rudal di langit Israel. Sistem ini bekerja dengan mendeteksi proyektil yang datang menggunakan radar. Setelah deteksi, unit Battle Management and Control menganalisis lintasan roket dan memperkirakan titik tumbukan.

Selanjutnya, rudal Tamir diluncurkan untuk mencegat rudal musuh. Iron Dome dirancang untuk menghadapi artileri musuh hingga jarak 70 km.

Meskipun tingkat keberhasilannya diklaim mencapai 90%, Iron Dome tidak sempurna. Sistem ini lebih efektif melawan roket yang lambat, terbang rendah, atau berjarak pendek, seperti yang ditembakkan dari Palestina.

Rudal jarak menengah, jarak jauh, dan hipersonik dapat menjadi tantangan bagi Iron Dome. Untuk mengatasi ancaman tersebut, Israel menggunakan David's Sling, Arrow 2 dan Arrow 3, serta rudal Patriot buatan Amerika Serikat dengan jangkauan 160 km.

Recommended