Manajemen Real Madrid dilaporkan segera memberhentikan Alvaro Arbeloa dari kursi kepelatihan setelah timnya resmi tersingkir dari Liga Champions musim 2025/2026 pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Kegagalan ini memastikan Los Blancos menutup kompetisi musim ini tanpa meraih satu pun trofi juara.
Kekalahan 3-4 dari Bayern Munchen pada laga leg kedua perempat final di Jerman menjadi titik penentu nasib Arbeloa. Dilansir dari Bola, tim asuhan pelatih asal Spanyol tersebut harus angkat koper setelah kalah dengan agregat total 4-6 dari wakil Bundesliga tersebut.
Kondisi di kompetisi domestik juga tidak berpihak pada El Real karena mereka tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Barcelona. Situasi ini menandai potensi musim mengecewakan kedua secara berturut-turut bagi klub raksasa yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.
Laporan dari The Athletic menyebutkan bahwa posisi Arbeloa sebagai pelatih kini hampir pasti tidak akan dipertahankan setelah musim kompetisi berakhir. Sebelumnya, gelar juara Liga Champions disebut menjadi syarat mutlak bagi mantan pemain Madrid itu jika ingin tetap memimpin skuad musim depan.
Petinggi Real Madrid dikabarkan sulit menoleransi kegagalan di tiga kompetisi besar sekaligus, yakni La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Keputusan ini diambil meskipun kontrak Arbeloa memiliki opsi perpanjangan yang awalnya dipertimbangkan oleh jajaran direksi klub.
Sejumlah nama pelatih papan atas dunia kini masuk dalam radar Presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk menggantikan peran Arbeloa. Kandidat yang mulai dikaitkan meliputi Zinedine Zidane, Jurgen Klopp, Didier Deschamps, hingga Mauricio Pochettino.
Manajemen klub menilai Pochettino sebagai opsi paling realistis untuk didatangkan pada musim panas mendatang, meskipun Jurgen Klopp tetap menjadi prioritas utama. Fokus utama Real Madrid kini sepenuhnya beralih pada pencarian nakhoda baru guna memimpin revolusi skuad di musim depan.