Real Madrid membuka peluang untuk menjual gelandang asal Prancis, Eduardo Camavinga, pada bursa transfer musim panas mendatang. Klub bersedia menerima tawaran sekitar 50 juta euro untuk pemain berusia 23 tahun tersebut.
Meskipun masih terikat kontrak hingga musim panas 2029, masa depan Camavinga di Madrid tidak sepenuhnya terjamin. Jurnalis Italia, Matteo Moretto, menyatakan bahwa Camavinga tidak lagi dianggap sebagai pemain "tak tersentuh" di skuad Los Blancos.
Musim ini, Camavinga telah bermain 32 kali di semua kompetisi, mencetak dua gol dan satu assist. Namun, penampilannya dinilai belum mencapai potensi terbaiknya.
Camavinga bergabung dengan Madrid dari Stade Rennais pada musim panas 2021. Saat itu, ia menolak tawaran dari Manchester United demi bergabung dengan klub raksasa Spanyol.
Sejak kedatangannya, Camavinga telah bermain 211 pertandingan bersama Madrid, mencetak enam gol dan 11 assist. Ia juga telah memenangkan 11 trofi, termasuk dua gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions.
Moretto menambahkan, "Dia bukan pemain yang tidak bisa dijual; sudah ada beberapa klub Premier League yang tertarik kepadanya. Untuk saat ini Real Madrid memang belum menetapkan harga resmi, tetapi jelas mereka tidak ingin melepasnya di bawah €50 juta."
Sejumlah klub besar Inggris sebelumnya dikaitkan dengan Camavinga, termasuk Arsenal, Liverpool, Chelsea, dan Manchester City. Manchester United juga menunjukkan minat yang serius pada sang pemain.
Tim yang dilatih Michael Carrick itu berencana merekrut dua gelandang tengah baru pada musim panas nanti. Dengan banderol sekitar 40 juta pound, Camavinga dinilai sebagai target yang menarik bagi MU.
Selain klub-klub Premier League, Inter Milan dan Paris Saint-Germain juga dikabarkan tertarik pada Camavinga. Perubahan lingkungan dinilai bisa menjadi langkah yang menyegarkan bagi kariernya.
Camavinga akan berusia 24 tahun pada November mendatang. Peluang transfer ini bisa menjadi kesempatan yang sulit dilewatkan bagi klub mana pun yang ingin merekrutnya pada musim panas nanti.