Real Madrid Hadapi Rintangan Berat di Liga Champions 2026

Real Madrid menghadapi tantangan berat di Liga Champions 2025/2026, dimulai dari babak 16 besar melawan Manchester City.

Langkah Real Madrid untuk mencapai final Liga Champions 2025/2026 dipastikan akan terjal. Hasil undian babak 16 besar menempatkan Los Blancos pada jalur yang penuh rintangan.

Setelah mengalahkan Benfica dengan agregat 3-1, Real Madrid akan berhadapan dengan Manchester City di babak 16 besar. Pertandingan leg pertama akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada 10 atau 11 Maret 2026, sementara leg kedua di Stadion Etihad pada 17 atau 18 Maret.

Duel melawan Manchester City dianggap sebagai "final kepagian". Siapa pun yang kalah akan menderita kerugian besar, dan Real Madrid menyadari pentingnya menghindari kesalahan saat melawan tim sekuat Manchester City.

Jika berhasil melewati Manchester City, tantangan belum berakhir. Di perempat final pada April 2026, Real Madrid berpotensi bertemu dengan pemenang antara Atalanta atau Bayern Munchen. Atalanta dikenal dengan gaya bermain agresif, sementara Bayern Munchen adalah tim langganan semifinal dengan enam gelar Liga Champions.

Apabila Real Madrid terus melaju hingga semifinal yang akan digelar pada 28-29 April dan 5-6 Mei 2026, lawan yang dihadapi akan semakin berat. Los Blancos berpotensi bertemu dengan pemenang dari dua jalur sulit, yaitu Paris Saint-Germain melawan Chelsea atau Galatasaray melawan Liverpool. Keempat klub tersebut memiliki sejarah panjang di kompetisi Eropa.

Jika berhasil mengatasi semua rintangan dan mencapai final, Real Madrid akan bermain di Puskas Arena pada 30 Mei 2026. Namun, lawan di final juga tidak kalah tangguh. Kandidatnya berasal dari jalur lain yang sama beratnya, termasuk Newcastle United atau Barcelona, Atletico Madrid atau Tottenham Hotspur, pemenang antara Bodo/Glimt vs Sporting CP, dan pemenang antara Bayer Leverkusen vs Arsenal.

Di atas kertas, jalur Real Madrid menuju final bisa dikatakan sebagai salah satu yang tersulit. Pertanyaannya sekarang adalah, mampukah Los Blancos membuktikan bahwa mental dan sejarah lebih penting daripada sekadar kalkulasi di atas kertas?

Recommended