Real Madrid dilaporkan bergerak cepat untuk menyambut era baru dengan mengincar gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Vitinha. Kabarnya, Los Blancos siap mengajukan tawaran sebesar 120 juta euro (Rp2,3 triliun) kepada PSG untuk memboyong pemain Portugal itu pada musim panas 2026.
Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menjadikan Vitinha sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah yang sedang dalam masa transisi. Pihak manajemen Madrid merasa perlu mendatangkan pengatur permainan kelas dunia untuk menjaga dominasi mereka di Eropa.
Saat ini, Real Madrid tengah mengalami perubahan struktural dengan Alvaro Arbeloa yang menjabat sebagai pelatih sementara hingga akhir musim. Meskipun pelatih permanen belum diputuskan, arah kebijakan klub sudah jelas, yaitu meremajakan lini tengah dengan pemain berkelas yang telah terbukti di Liga Champions.
Manajemen Madrid melihat Vitinha sebagai profil ideal. Pemain berusia 25 tahun itu menjadi sosok sentral dalam skuad asuhan Luis Enrique, dan berperan penting saat PSG mencatatkan sejarah dengan meraih sextuple musim lalu.
Kemampuan Vitinha dalam mengatur tempo permainan dan menghubungkan lini tengah dengan serangan menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh Real Madrid. Statistiknya musim ini menunjukkan bahwa ia telah mencetak enam gol dan memberikan 10 assist dari 32 pertandingan, yang semakin memperkuat keyakinan Madrid untuk berinvestasi besar.
Namun, upaya Madrid untuk mendapatkan Vitinha tidak akan mudah. PSG berada dalam posisi tawar yang kuat karena Vitinha masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2029 dan dianggap sebagai fondasi utama proyek ambisius klub tersebut.
Real Madrid telah menyiapkan dana sebesar 120 juta euro (Rp2,3 triliun) untuk merekrut Vitinha. Jika tawaran tersebut ditolak, Madrid mungkin harus menaikkan nominalnya. PSG diyakini tidak berniat untuk melepas pemain yang menjadi simbol dominasi mereka di Eropa saat ini.
Meskipun demikian, Real Madrid tetap percaya diri. Sejarah panjang klub dalam merekrut pemain elite dunia menjadi modal penting. Proyek jangka panjang yang ditawarkan, termasuk rencana membangun tim yang lebih solid dengan penambahan bek tengah baru, diyakini dapat menjadi faktor penentu.
Jika transfer ini terwujud, Vitinha akan menjadi jenderal lapangan tengah baru di Santiago Bernabeu. Visi bermain dan kontrol ritmenya diyakini dapat membebaskan para penyerang cepat Madrid dari beban kreatif berlebih, sehingga serangan tim menjadi lebih efektif.