Real Madrid Terancam Tanpa Gelar pada Musim Kompetisi 2025/2026

Real Madrid menghadapi krisis prestasi pada musim 2025/2026 setelah tersingkir dari Liga Champions dan tertinggal jauh dari Barcelona di klasemen La Liga.

Real Madrid menghadapi ancaman kegagalan total tanpa gelar pada musim kompetisi 2025/2026 setelah tersingkir dari babak perempat final Liga Champions dan tertinggal 11 poin di klasemen La Liga hingga Rabu (6/5/2026).

Kegagalan ini terjadi meski manajemen klub telah menggelontorkan dana sebesar 176 juta euro atau sekitar Rp3,3 triliun untuk mendatangkan pemain baru seperti Dean Huijsen dan Trent Alexander-Arnold. Dilansir dari Bola, investasi besar tersebut belum mampu mengangkat performa tim yang kini berada di bawah asuhan pelatih Alvaro Arbeloa.

Data klasemen La Liga pada pekan ke-34 menunjukkan Barcelona kokoh di puncak dengan raihan 88 poin. Sementara itu, Real Madrid tertahan di posisi kedua dengan 77 poin, sehingga peluang untuk mempertahankan gelar domestik kian menipis.

Kondisi internal klub dilaporkan tidak kondusif setelah pemecatan Xabi Alonso dari kursi pelatih pada awal tahun 2026. "Ruang ganti tim mustahil untuk dilatih," kata Xabi Alonso dalam laporan yang dikutip Sport Illustrated via Bola mengenai situasi sulit di Santiago Bernabeu.

Kylian Mbappe yang menjadi bintang utama tim juga dinilai masih kesulitan beradaptasi dengan skuad bertabur bintang lainnya. Di level Eropa, langkah Los Blancos terhenti di perempat final Liga Champions setelah kalah dalam pertandingan yang diwarnai kartu merah Eduardo Camavinga.

Daftar Musim Terburuk Real Madrid di Abad ke-21
Musim Pencapaian Terburuk
2025/2026 Tertinggal 11 poin di liga dan tersingkir dari Liga Champions.
2018/2019 Ganti tiga pelatih dan tersingkir memalukan oleh Ajax.
2008/2009 Kalah lima kali beruntun di akhir musim termasuk skor 2-6 dari Barcelona.
2005/2006 Era Galacticos berakhir tanpa gelar dan finis hampir di luar empat besar.
2003/2004 Finis di posisi keempat setelah kalah dalam lima laga terakhir.

Pada musim 2003/2004, Real Madrid juga mencatatkan sejarah kelam saat hanya mampu finis di posisi keempat klasemen akhir. Saat itu, tim yang ditangani Carlos Queiroz kehilangan pemain kunci seperti Claude Makelele dan Fernando Hierro yang berdampak signifikan pada kestabilan tim.

Manajemen Real Madrid kini fokus untuk mengevaluasi kinerja tim menjelang berakhirnya kompetisi domestik bulan ini. Target utama klub adalah melakukan pembenahan besar-besaran agar bisa kembali bersaing di papan atas Spanyol dan Eropa pada musim depan.

Recommended