Real Madrid menunjukkan performa solid dengan mengalahkan Real Sociedad 4-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini terasa istimewa karena Real Sociedad datang dengan rekor belum terkalahkan di bawah asuhan pelatih Mattarazo.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, memuji penampilan anak asuhnya usai pertandingan. Ia menekankan pentingnya konsistensi tim sepanjang musim.
"Pertandingan yang hebat, mengingat lawan dan rekor mereka. Tidak terkalahkan di bawah Mattarazo… Kami menjalani pekan latihan yang luar biasa, mempersiapkan diri dengan sangat baik dan itu terlihat di lapangan," ujar Arbeloa.
Arbeloa menambahkan bahwa timnya telah mengantisipasi agresivitas Real Sociedad. "Kami tahu mereka akan agresif, menekan tinggi, dan juga bisa bertahan lalu melakukan serangan balik. Kami tahu mereka tim yang paling sering melepaskan tembakan lewat serangan balik. Kami harus tahu kapan harus bertahan, dan kami melakukannya dengan baik,” lanjutnya.
Salah satu pemain yang mendapat sorotan khusus adalah Trent Alexander-Arnold. Arbeloa tak ragu memuji performa bek asal Inggris tersebut.
“Saya tidak akan mengatakan dia mengejutkan saya, tetapi dia seperti anak muda yang sangat cerdas dan memahami permainan dengan sangat baik dan cepat menangkap apa yang kami inginkan darinya," kata Arbeloa.
“Dia bukan bek sayap tipikal yang selalu bermain melebar; dia juga bisa bermain di tengah. Kami beruntung memiliki pemain seperti itu."
Arbeloa juga menyoroti kemampuan Alexander-Arnold dalam membaca ruang dan memberikan umpan yang akurat. “Sangat menyenangkan melihat bagaimana dia memahami permainan, bagaimana dia melihat ruang. Hal-hal yang sangat penting bagi seorang pelatih: memiliki pemain yang memahami apa yang diinginkan. Bukan hanya umpan untuk membuat tim berjalan, tetapi untuk menerapkan semua yang kami inginkan darinya,” ujarnya.
Kondisi Pemain dan Rotasi
Arbeloa juga membahas kondisi beberapa pemain lainnya, termasuk Dani Carvajal dan Kylian Mbappe.
Mengenai Carvajal, Arbeloa mengatakan, “Dia mengambil langkah pertama hari ini. Itu 30 menit yang sangat bagus; saya menyukai tepuk tangan dari stadion, dia pantas mendapatkannya."
“Kami masih punya banyak pertandingan ke depan. Dia dan Trent baru pulih dari cedera dan tidak bisa bermain 90 menit setiap tiga hari. Tujuan saya adalah membuat keduanya berada di kondisi 100 persen,” lanjutnya.
Sementara mengenai Mbappe, Arbeloa menjelaskan bahwa pemain tersebut telah merasakan ketidaknyamanan. “Mbappe sudah cukup lama merasakan ketidaknyamanan ini. Dia memberikan usaha besar setiap kali bermain, dan hari ini kami memutuskan untuk tidak mengambil risiko menjelang hari Selasa. Saya pikir dia akan tersedia,” ujarnya.
Arbeloa juga memberikan pembelaan kepada bek muda Dean Huijsen, serta memuji konsistensi Vinicius Junior.
“Saya sudah melihat Vinicius yang luar biasa selama sebulan terakhir, bukan hanya di satu pertandingan ini. Dia bermain di level yang sangat tinggi, benar-benar menjadi pembeda," ujar Arbeloa.
"Bagi saya, dia pemain yang melampaui angka statistik, mampu membalikkan keadaan pertandingan. Dia sosok dengan hati besar dan rekan setim yang hebat. Kami beruntung memilikinya," lanjutnya.
Formasi 4-4-2 dan Kerja Sama Tim
Mengenai taktik 4-4-2 yang digunakan, Arbeloa menekankan pentingnya kerja sama tim. Ia mengatakan bahwa formasi ini membantu menutup koridor tengah dan memungkinkan tim untuk lebih kompak.
“Secara defensif, ini struktur yang menutup koridor tengah, tempat lebih banyak pemain berada, dan memungkinkan kami lebih kompak," ujar Arbeloa.
“Saya sangat senang karena, di luar sistem, kuncinya adalah usaha, mentalitas, dan kerja tim, dan kami melakukannya," pungkasnya.
Kemenangan 4-1 ini semakin mempertegas kekuatan Real Madrid dan peran penting pemain seperti Trent Alexander-Arnold dalam skema Arbeloa musim ini.
Sumber: Managing Madrid