Real Sociedad Lolos Semifinal Copa del Rey Usai Comeback Dramatis Lawan Alaves

Real Sociedad memastikan tiket semifinal Copa del Rey lewat laga yang jauh dari kata mudah. Tertinggal dua kali, ditekan tuan rumah, hingga momen penalti krusial, tim asal San Sebastián tetap tenang dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas Deportivo Alavés.

Duel perempat final di Estadio de Mendizorroza itu berlangsung dini hari WIB dan menyuguhkan drama lima gol. Real Sociedad bukan cuma menang secara skor, tetapi juga menunjukkan mental tanding yang matang elemen yang sering jadi pembeda di kompetisi sistem gugur.

Hasil ini sekaligus memperpanjang konsistensi mereka di turnamen piala. Dalam tiga musim terakhir, Sociedad berulang kali menembus fase akhir. Pola yang sama terulang: disiplin, sabar, dan efektif memanfaatkan momentum.

Alaves Unggul Dulu, Sociedad Tak Panik

Babak pertama penuh tekanan tuan rumah

Alaves membuka laga dengan agresif. Serangan cepat mereka membuahkan gol cepat menit ke-8 lewat Abde Rebbach. Publik tuan rumah langsung hidup, tempo pertandingan meningkat.

Namun respons Sociedad instan. Kapten Mikel Oyarzabal menyamakan skor hanya tujuh menit berselang. Skema bola pendek dan pergerakan tanpa bola membuat lini belakang Alaves goyah.

Tuan rumah sempat kembali di atas angin setelah Toni Martínez mencetak gol penalti pada menit ke-29. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Secara psikologis, situasi ini berat bagi tim tamu. Dua kali tertinggal di kandang lawan biasanya mematahkan ritme. Tapi Sociedad memilih pendekatan berbeda: memperlambat tempo, mengontrol bola, dan menunggu celah.

Penalti Gagal Jadi Titik Balik

Remiro selamatkan momen paling krusial

Babak kedua menghadirkan momen yang kemudian disebut sebagai titik balik pertandingan.

Alaves mendapat penalti lagi pada menit ke-67. Jika gol, selisih dua angka hampir pasti mengunci laga. Namun eksekusi Toni Martínez dibaca sempurna oleh kiper Álex Remiro.

Remiro menepis bola. Stadion mendadak sunyi.

Dalam sepak bola, detail kecil sering menentukan. Penyelamatan itu mengubah psikologi kedua tim: Alaves ragu, Sociedad percaya diri.

Tak lama kemudian, tekanan Sociedad meningkat.

Comeback Empat Menit yang Menentukan

Dua gol cepat tutup laga

Gol penyama kedudukan hadir menit ke-76 lewat Gonçalo Guedes. Umpan terobosan Beñat Turrientes membelah pertahanan. Skor menjadi 2-2.

Momentum berbalik total.

Hanya empat menit berselang, pemain pengganti Orri Óskarsson mencetak gol kemenangan. Sentuhan pertamanya langsung berbuah gol setelah menerima assist Luka Sučić.

Skor 3-2 bertahan sampai peluit panjang.

Statistik singkat laga

  • Penguasaan bola: Sociedad 54,2%

  • Tembakan: Sociedad 11 | Alaves 7

  • Tepat sasaran: 6 vs 3

  • Penonton: 18.874

  • Kartu merah: nihil

Secara angka, Sociedad memang sedikit lebih dominan. Tapi yang paling menentukan adalah efisiensi.

Konsistensi Taktik Imanol Alguacil

Pelatih Imanol Alguacil dikenal dengan pendekatan pragmatis. Tidak selalu menyerang total, tapi sabar menunggu kesalahan lawan.

Dalam beberapa pernyataan resmi seusai laga sebelumnya, Alguacil menekankan pentingnya “kontrol emosi di pertandingan knockout” dan fokus pada detail kecil. Filosofi itu terlihat jelas di Mendizorroza.

Sociedad tidak panik meski tertinggal. Mereka tetap memainkan pola umpan pendek, menjaga shape, dan memaksimalkan pergantian pemain.

Gol Óskarsson, misalnya, lahir dari keputusan substitusi yang tepat waktu.

Pendekatan ini memperkuat reputasi Sociedad sebagai tim yang matang secara taktik, bukan sekadar mengandalkan individu.

Kenapa Kemenangan Ini Penting untuk Real Sociedad?

Ada beberapa alasan mengapa hasil ini krusial:

  1. Momentum menjelang fase akhir musim

  2. Kepercayaan diri skuad meningkat

  3. Kedalaman pemain terbukti efektif

  4. Peluang trofi domestik makin terbuka

Di tengah jadwal padat liga dan kompetisi lain, lolos semifinal memberi sinyal bahwa Sociedad tetap kompetitif di semua lini.

Jika tren ini berlanjut, mereka bukan cuma penantang, tapi kandidat serius juara.

Catatan Akhir

Real Sociedad tidak sekadar menang. Mereka menunjukkan karakter: tertinggal, bangkit, lalu menutup laga dengan dingin.

Pertandingan seperti ini biasanya menjadi fondasi perjalanan tim menuju final. Detail kecil penalti gagal, pergantian pemain, satu umpan terobosan—membentuk hasil besar.

Semifinal kini menanti. Dan dengan mentalitas seperti ini, Sociedad jelas bukan tim yang bisa diremehkan.

Recommended