CEO Red Bull, Oliver Mintzlaff, dengan tegas membantah kabar yang beredar mengenai potensi penggantian Jurgen Klopp oleh Oliver Glasner.
Spekulasi tentang masa depan Jurgen Klopp kembali mencuat, namun Mintzlaff selaku pimpinan Red Bull dengan cepat menepis isu tersebut. Ia menegaskan bahwa Klopp akan tetap menjabat sebagai Head of Global Soccer Red Bull.
Mintzlaff menekankan bahwa rumor tentang kembalinya Jurgen Klopp ke dunia kepelatihan dalam waktu dekat adalah tidak benar. Klopp sendiri mulai menduduki posisi barunya di Red Bull pada Januari tahun lalu, setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2024.
Selama hampir sembilan tahun memimpin Liverpool, Jurgen Klopp sukses mempersembahkan delapan gelar juara, termasuk satu trofi Premier League dan Liga Champions. Dalam 334 pertandingan, Klopp mencatatkan 202 kemenangan, 60 kekalahan, dan 72 hasil imbang.
Dalam perannya di Red Bull, Klopp bertanggung jawab atas pengembangan seluruh klub yang berada di bawah naungan perusahaan tersebut, yang berjumlah tujuh tim di berbagai negara.
"Ini benar-benar omong kosong dan sepenuhnya dibuat-buat. Sebaliknya, kami sangat puas dengan pekerjaan yang dilakukan Jurgen Klopp," tegas Mintzlaff.
Mintzlaff menambahkan, Jurgen Klopp mencurahkan banyak waktu dan energi untuk peran barunya. Ia aktif berkomunikasi dengan para pelatih dan direktur olahraga di seluruh jaringan klub Red Bull.
"Dia berinvestasi banyak waktu dan tenaga. Dia terus berdiskusi dengan pelatih serta direktur olahraga kami, dan mengembangkan filosofi sepak bola Red Bull secara berkelanjutan," ujar Mintzlaff.
Sebelumnya, agen lama Jurgen Klopp, Marc Kosicke, mengungkapkan bahwa Manchester United dan Chelsea sempat mendekati Klopp setelah ia meninggalkan Liverpool.
Mintzlaff juga menyatakan bahwa perusahaannya yakin Klopp adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut, sehingga fokus dan energi mereka sepenuhnya tertuju kepadanya.
Pernyataan Mintzlaff sekaligus meredam rumor tentang Oliver Glasner, yang masa depannya di Crystal Palace masih belum jelas, yang disebut-sebut akan menggantikan posisi Klopp. Sejauh ini, Klopp belum menunjukkan tanda-tanda ingin kembali melatih, dan perannya di Red Bull menjadi babak baru dalam kariernya sebagai arsitek di balik layar.