Rifat Sungkar Bagikan Kiat Hemat Bahan Bakar Kendaraan

Pereli Rifat Sungkar menjelaskan strategi untuk menghemat konsumsi bahan bakar melalui perawatan mesin dan penyesuaian gaya berkendara agar lebih efisien.

Fluktuasi harga bensin menjadikan efisiensi konsumsi bahan bakar sebagai prioritas utama bagi para pemilik kendaraan. Penghematan tidak hanya bergantung pada jenis mobil, melainkan juga pada kondisi mesin dan cara pengemudi mengendalikan laju kendaraan.

Pereli senior Indonesia, Rifat Sungkar, telah membagikan beberapa tips praktis untuk menekan penggunaan bahan bakar. Menurutnya, dua faktor krusial yang mempengaruhi tingkat efisiensi BBM adalah kondisi kendaraan dan perilaku pengemudi saat di jalan, seperti dikutip dari Medcom.

Rifat menjelaskan bahwa performa mesin memiliki dampak signifikan terhadap konsumsi bahan bakar. Mesin yang terawat dengan baik akan beroperasi lebih efisien dibandingkan mesin yang kinerjanya menurun. Putaran mesin yang tidak stabil, misalnya, dapat menjadi indikator ketidakefisienan.

Untuk mempertahankan performa optimal, Rifat menyarankan perawatan berkala. Ini mencakup penggunaan pelumas sesuai spesifikasi, servis injektor secara rutin, pembersihan filter bahan bakar, dan pemeriksaan sistem pengapian seperti busi. Menurutnya, mobil modern tetap memerlukan perawatan meskipun sudah dilengkapi teknologi canggih.

Hindari Gaya Berkendara Agresif

Selain kondisi kendaraan, perilaku pengemudi juga memegang peran vital. Rifat menegaskan bahwa gaya berkendara agresif, seperti sering melakukan akselerasi dan pengereman mendadak, sangat boros bahan bakar. "Kalau nyetirnya nempel mobil depan, rem-gas terus, itu pasti boros," ujarnya.

Ia merekomendasikan gaya berkendara yang lebih halus dan mengalir, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Tindakan ini dapat mengurangi kebutuhan pengereman dan akselerasi yang tidak perlu, yang secara signifikan membantu penghematan BBM.

Jaga Putaran Mesin (RPM) Rendah

Pentingnya menjaga putaran mesin atau RPM pada level rendah dengan kecepatan optimal juga ditekankan oleh Rifat. Semakin tinggi tenaga yang dikeluarkan mesin, semakin besar pula energi yang terpakai. Prinsipnya adalah mencapai kecepatan setinggi mungkin dengan RPM serendah mungkin.

Untuk kendaraan bertransmisi otomatis, sistem gearbox umumnya telah dirancang untuk menemukan titik efisiensi terbaik secara mandiri. Pengemudi juga dapat memanfaatkan fitur "eco mode" yang tersedia pada beberapa model mobil modern.

Gunakan Gigi yang Tepat pada Mobil Manual

Bagi pengguna kendaraan dengan transmisi manual, prinsip efisiensi serupa tetap berlaku. Disarankan untuk menggunakan gigi yang lebih tinggi pada putaran mesin yang lebih rendah. Kebiasaan mempertahankan gigi rendah pada RPM tinggi justru akan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Ubah Pola Pikir Berkendara

Rifat menyimpulkan bahwa efisiensi bahan bakar juga terkait erat dengan pola pikir pengemudi. Pengendara perlu memahami bahwa mencapai efisiensi energi berarti sedikit mengorbankan performa demi penggunaan bahan bakar yang lebih hemat. Dengan kombinasi perawatan kendaraan yang baik dan gaya berkendara yang bijak, penghematan bahan bakar dapat dicapai secara signifikan.

Recommended