Riyatno Abiyoso Nikmati Peran Starter di PSIM Yogyakarta

Riyatno Abiyoso mulai menikmati peran sebagai starter di PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/2026, termotivasi setelah menanti debut lama.

Pemain sayap PSIM Yogyakarta, Riyatno Abiyoso, kini menikmati kepercayaan penuh dari timnya di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Setelah melewati masa-masa sulit di awal musim, pemain berusia 27 tahun ini rutin mengisi posisi starter.

Performa stabil Abiyoso di lapangan telah memotivasinya untuk terus berkembang. Kondisi ini menjadi dorongan pribadi baginya, terutama karena pelatih kepala Jean-Paul van Gastel memberikan menit bermain yang signifikan.

“Ini menjadi motivasi saya pribadi karena pelatih kepala sudah kasih menit bermain lebih kepada saya. Dari awal saya datang mulai dari dalam line-up dan dikasih menit bermain sedikit dan sekarang sudah mulai reguler,” ungkap Abiyoso, seperti dikutip dari Bola.com.

Winger kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, ini menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan tersebut. Ia bertekad untuk membalasnya dengan penampilan maksimal di setiap pertandingan.

Pada awal musim, Abiyoso bukan pilihan utama di sektor sayap Laskar Mataram. Ia bahkan harus menunggu hingga tujuh pertandingan sebelum akhirnya menjalani debutnya di BRI Super League 2025/2026.

Kesempatan bermain pertamanya tiba pada pekan kedelapan, tepatnya 17 Oktober 2025, saat PSIM Yogyakarta menghadapi Persita Tangerang. Sejak saat itu, Abiyoso secara bertahap mulai mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain.

Situasi berubah signifikan ketika pemain sayap asing Anton Fase mengalami cedera. Kondisi ini membuka pintu lebar bagi Abiyoso, mantan pemain Persik Kediri, untuk tampil lebih sering bersama skuad utama.

Sejak awal Januari, Jean-Paul van Gastel hampir selalu mempercayakan posisi sayap kepada Abiyoso. Tercatat, ia telah tampil sembilan kali secara beruntun. Dari total 15 pertandingan yang dimainkan, ia berhasil membukukan satu gol dan satu assist.

Kenyamanan di Sayap Kiri

Abiyoso mengungkapkan bahwa ia kini semakin nyaman bermain di sektor sayap kiri. Posisi ini memberinya keleluasaan lebih untuk mengeksplorasi kemampuan menyerangnya.

“Di posisi sayap kiri saya sudah menemukan feel yang dulu, seperti di tim sebelumnya dan sudah nyaman. Kadang di tim sebelumnya saya berposisi winger kanan, tapi untuk sekarang saya di mana pun siap untuk dipasang di posisi tersebut,” jelasnya.

Meskipun demikian, ia sempat menghadapi tantangan berbeda saat PSIM bermain imbang 2-2 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-25 BRI Super League, 11 Maret lalu. Di babak kedua, ruang geraknya terasa lebih terbatas.

“Untuk babak kedua kenapa saya tidak seperti determinasi seperti babak pertama karena mereka mengganti pemain yang lebih cepat. Yang sebelumnya kan lebih kuat di defense,” kata Abiyoso. “Ketika saya mau coba akselerasi, tim lawan selalu memasang dua orang di sektor kanan jadi situasinya agak sedikit sulit dan berbeda,” tutup winger kelahiran 18 Januari 1999 tersebut.

Recommended