Ruang ganti Real Madrid justru dikabarkan semakin bersatu setelah mendapatkan cemoohan dari para pendukungnya di Santiago Bernabeu. Solidaritas tim bahkan disebut lebih kuat dari sebelumnya.
Sebelumnya, saat menjamu Levante pada Sabtu (17/1/2026), Real Madrid mendapat sambutan kurang menyenangkan berupa cemoohan dari pendukung sendiri. Hal ini terjadi setelah dua kekalahan beruntun yang diderita dari Barcelona dan Albacete.
Reaksi negatif tersebut sebenarnya telah diantisipasi oleh para pemain. Mereka menyadari performa tim dalam beberapa pertandingan terakhir memang mengecewakan. Namun, cemoohan yang berlangsung sepanjang pertandingan tetap memberikan dampak emosional di ruang ganti.
Sumber internal klub mengungkapkan bahwa para pemain merasa sedih dan terkejut dengan reaksi para suporter. Mereka merasa dukungan fans hanya hadir saat tim berada di puncak, tetapi menghilang di saat sulit.
Dalam laporan terbaru dari Cadena SER, seperti dikutip dari Madrid Universal, Jumat (23/1/2026), terungkap bahwa ruang ganti Real Madrid justru mengambil kekuatan dari pesan yang disampaikan suporter. Cemoohan itu justru menjadi titik balik bagi tim.
Menurut sumber di ruang ganti, tim menjadi jauh lebih bersatu setelah laga melawan Levante. Atmosfer di ruang ganti pun berubah secara positif sejak insiden tersebut.
Reaksi para suporter terbukti membuahkan hasil. Performa Real Madrid dalam dua pertandingan terakhir menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kemenangan telak 6-1 atas AS Monaco menjadi bukti nyata perubahan tersebut, bahkan tercatat sebagai kemenangan terbesar Real Madrid dalam waktu yang cukup lama.