Legenda sepak bola Belanda Ruud Gullit memberikan kritik tajam terhadap manajemen Manchester United dan AC Milan yang dinilai terlalu terpaku pada kejayaan masa lalu dalam pernyataan resminya pada Minggu, 19 April 2026.
Dilansir dari Bola, Gullit menyebut obsesi terhadap sejarah panjang klub justru menjadi penghambat utama bagi kedua raksasa Eropa tersebut untuk membangun masa depan yang lebih kompetitif di era modern.
Kondisi Manchester United saat ini sebenarnya cukup stabil dengan menempati peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dan menyisakan lima pertandingan untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Sementara itu, AC Milan berada di posisi kedua klasemen Serie A Italia, meskipun masih tertinggal delapan poin di belakang rival sekota mereka, Inter Milan, yang memimpin perburuan gelar juara.
"Manchester United terlalu memikirkan masa lalu. Itu sudah berlalu. Sama seperti Milan, itu juga masa lalu," kata Ruud Gullit, Legenda Sepak Bola.
Menurut pandangannya, reputasi besar tidak lagi menjamin kesuksesan tanpa adanya adaptasi strategi, manajemen yang tepat, serta pengembangan pemain yang lebih proaktif guna mengejar ketertinggalan dari klub top lainnya.
Fenomena menarik juga terlihat di Liga Italia, di mana sejumlah mantan pemain Manchester United justru berpeluang meraih trofi domestik lebih cepat daripada mantan klub mereka di Inggris.
Matteo Darmian dan Henrikh Mkhitaryan kini berpeluang besar mengunci gelar Serie A bersama Inter Milan, menyusul kesuksesan Scott McTominay yang sudah lebih dulu menjuarai liga bersama Napoli musim lalu.