Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, mengungkapkan momen emosional saat melepas kepergian rekan setimnya, Trent Alexander-Arnold, ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu. Pernyataan tersebut disampaikan Salah melalui video penghormatan yang dirilis oleh Sky Sports pada Minggu (3/5/2026).
Dilansir dari Bola, Salah mengaku bahwa Alexander-Arnold adalah satu-satunya pemain yang membuatnya menangis ketika memutuskan hengkang dari Anfield. Kesedihan tersebut dirasakan sangat mendalam hingga melibatkan keluarga pemain asal Inggris itu.
"Ia satu-satunya orang yang membuat saya menangis ketika meninggalkan klub. Saya menangis bersama ibunya. Saya, dia, dan ibunya. Saya benar-benar menangis," kata Mohamed Salah, penyerang Liverpool.
Kedekatan kedua pemain ini terbangun sejak musim 2017/2018 ketika Salah baru bergabung dari AS Roma. Selama sembilan musim berseragam The Reds, mereka telah tampil bersama dalam 319 pertandingan di berbagai kompetisi resmi.
Kolaborasi produktif di sisi kanan penyerangan Liverpool tersebut berhasil menghasilkan total 19 gol bagi tim. Salah tercatat sebagai pemain yang paling sering bermain bersama Alexander-Arnold setelah Andrew Robertson dan Virgil van Dijk.
Meski kini membela klub yang berbeda, Salah menegaskan bahwa komunikasi di antara mereka masih terjalin dengan baik melalui pesan singkat. Ia juga memberikan pembelaan terhadap Alexander-Arnold yang sempat mendapat kritik keras dari sebagian suporter Liverpool akibat kepindahannya.
Menurut Salah, suporter seharusnya lebih menghargai kontribusi pemain yang telah memberikan segalanya bagi klub selama bertahun-tahun. Alexander-Arnold sendiri menempatkan Salah sejajar dengan Steven Gerrard sebagai legenda terbesar dalam sejarah Liverpool.