Sassuolo Taklukkan AC Milan Dua Gol Tanpa Balas di Reggio Emilia

Sassuolo berhasil mengalahkan AC Milan 2-0 dalam laga Serie A setelah unggul jumlah pemain sejak babak pertama di Stadion Mapei.

Sassuolo berhasil menumbangkan AC Milan dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Serie A yang berlangsung di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Italia, pada Minggu (3/5/2026). Kemenangan tuan rumah dipastikan melalui gol cepat Domenico Berardi dan aksi Armand Lauriente pada awal babak kedua.

Pertandingan baru berjalan lima menit ketika Domenico Berardi membobol gawang Milan untuk membawa Sassuolo unggul 1-0. Sebagaimana dilansir dari Bola, gol ini memperpanjang catatan impresif Berardi yang kerap menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Rossoneri dalam beberapa pertemuan terakhir.

Kondisi tim tamu semakin memburuk pada menit ke-24 setelah Fikayo Tomori menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Bermain dengan 10 orang memaksa pelatih Milan melakukan penyesuaian taktik, namun upaya Rafael Leao dan kolega untuk menyamakan kedudukan terus menemui jalan buntu akibat penyelesaian akhir yang kurang maksimal.

Sassuolo melakukan pergantian pemain strategis pada menit ke-40 dengan menarik keluar bek asal Indonesia, Jay Idzes. Idzes digantikan oleh Woyo Coulibaly demi menjaga stabilitas pertahanan tuan rumah hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan oleh wasit.

Dua menit setelah babak kedua dimulai, Sassuolo menggandakan keunggulan melalui tendangan Armand Lauriente. Gol tersebut tercipta berkat skema serangan balik cepat dan kerja sama apik antara Lauriente dengan gelandang Kristian Thorstvedt yang mengeksploitasi celah di pertahanan Milan.

Data statistik pertandingan menunjukkan dominasi total Sassuolo dengan penguasaan bola mencapai 58 persen berbanding 42 persen milik AC Milan. Tim tuan rumah juga mencatatkan angka harapan gol (expected goals) sebesar 1,57, jauh melampaui Milan yang hanya mengoleksi angka 0,27.

Sepanjang 90 menit laga, Sassuolo melepaskan 13 tembakan dengan dua peluang emas yang tercipta di depan gawang Mike Maignan. Sebaliknya, AC Milan yang tampil inkonsisten hanya mampu memberikan tujuh tembakan tanpa satu pun catatan peluang besar hingga pertandingan berakhir.

Recommended