Sassuolo Tantang Lazio yang Tengah Terpuruk di Serie A

Lazio dalam periode sulit tanpa kemenangan, sementara Sassuolo menikmati performa impresif jelang pertemuan di Serie A.

Laga antara Lazio dan Sassuolo akan tersaji di Stadio Olimpico, mempertemukan dua tim dengan performa kontras dalam lanjutan Serie A.

Lazio sedang berjuang keluar dari tren negatif. Klub asal ibu kota Italia ini belum berhasil meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di berbagai kompetisi. Situasi ini meningkatkan tekanan pada Maurizio Sarri sebagai pelatih.

Sebaliknya, Sassuolo sedang dalam periode positif. Mereka berhasil memenangkan empat dari lima pertandingan terakhir di Serie A, yang membawa mereka naik ke posisi tengah klasemen.

Perbedaan performa ini membuat pertandingan di Olimpico diprediksi akan berlangsung sengit. Lazio sangat membutuhkan kemenangan untuk mengakhiri tren buruk, sementara Sassuolo datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk melanjutkan momentum positif.

Musim 2026 menjadi tantangan berat bagi Lazio. Rata-rata, mereka hanya mengumpulkan satu poin per pertandingan, yang menyebabkan posisi mereka merosot di klasemen Serie A.

Situasi diperburuk dengan kekalahan 0-2 dari Torino. Lazio bahkan telah melewati 313 menit tanpa mencetak gol, menunjukkan masalah di lini serang.

Secara keseluruhan, Lazio hanya meraih satu kemenangan dari tujuh pertandingan terakhir di Serie A. Disiplin juga menjadi masalah, dengan tujuh kartu merah yang diterima musim ini.

Performa kandang juga tidak menggembirakan. Lazio hanya menang sekali dalam tujuh pertandingan liga terakhir di Olimpico, dan kebobolan setidaknya dua gol dalam lima laga kandang terakhir.

Situasi ini meningkatkan ketegangan di sekitar klub. Protes suporter sering terjadi, dan hubungan antara Sarri dan presiden klub, Claudio Lotito, memanas sejak musim panas lalu.

Ketegangan ini memicu spekulasi tentang masa depan Sarri sebagai pelatih Lazio, dengan tekanan yang terus meningkat dari pekan ke pekan.

Coppa Italia Sebagai Harapan Terakhir

Di tengah kesulitan di liga, Lazio masih memiliki peluang untuk menyelamatkan musim mereka melalui Coppa Italia.

Namun, jalan menuju final tidak mudah. Pada leg pertama semifinal melawan Atalanta, Lazio hanya bermain imbang 2-2 setelah dua kali kehilangan keunggulan.

Hasil ini mencerminkan kerapuhan permainan mereka, terutama saat menghadapi tekanan dari lawan. Catatan buruk di Olimpico berlanjut, menambah kekhawatiran para pendukung.

Meskipun secara historis Lazio dominan saat menjamu Sassuolo di Roma, performa terkini kedua tim menunjukkan dinamika yang berbeda.

Dari 11 pertemuan liga di Roma, Lazio memenangkan tujuh di antaranya. Namun, performa terkini kedua tim memberikan gambaran yang kontras.

Sassuolo dengan Percaya Diri Tinggi

Sassuolo menunjukkan peningkatan performa dalam beberapa pekan terakhir. Mereka memenangkan lima dari enam pertandingan terakhir di Serie A.

Satu-satunya kekalahan dalam periode tersebut adalah saat melawan pemuncak klasemen, Inter Milan. Di luar itu, Sassuolo menunjukkan konsistensi yang membawa mereka ke papan tengah.

Kemenangan 1-0 pada pertemuan pertama melawan Lazio memberi Sassuolo peluang untuk mencatatkan double atas Biancocelesti. Jika berhasil, ini akan menjadi kali kedua mereka mengalahkan Lazio dua kali dalam satu musim liga.

Tim asuhan Fabio Grosso baru saja meraih kemenangan penting atas Atalanta pada awal Maret, membuktikan karakter kuat mereka.

Dalam pertandingan tersebut, Andrea Pinamonti mendapat kartu merah setelah 16 menit bermain. Meski bermain dengan 10 orang, Sassuolo mampu mencetak dua gol dan bertahan dari gempuran Atalanta.

Target Finis 10 Besar

Kebangkitan Sassuolo terasa istimewa mengingat mereka baru promosi kembali ke Serie A pada musim panas lalu.

Di bawah arahan Fabio Grosso, Neroverdi tampil solid dan berada di jalur aman untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Dengan performa yang stabil, Sassuolo berpeluang membidik posisi 10 besar pada akhir musim.

Setelah meraih kemenangan tandang di Pisa dan Udine, Sassuolo berpeluang mencatat tiga kemenangan tandang beruntun di Serie A.

Jika berhasil, ini akan menjadi pertama kalinya sejak era Roberto De Zerbi pada 2021.

Dengan momentum positif, Sassuolo datang ke Olimpico untuk memanfaatkan krisis Lazio dan membawa pulang poin penting dari ibu kota Italia.

Recommended