Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, memberikan pujian kepada gelandang serang Savio Sheva setelah penampilannya kontra Bali United. Pujian itu diberikan setelah Sheva berhasil mencetak gol yang membantu timnya bermain imbang 3-3.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Senin (23/2/2026) malam WIB itu diwarnai aksi saling kejar angka. Sempat tertinggal 0-3, PSIM berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Gol yang dicetak Sheva pada menit ke-65 menjadi titik balik kebangkitan PSIM. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti membakar semangat tim. Gol lainnya dicetak Franco Ramos (90+1') dan Ricky Fajrin (88' OG).
Bali United sendiri mencetak gol melalui Thijmen Goppel (34'), Tim Receveur (45+3'), dan Irfan Jaya (55').
"Ya, itu adalah gol yang hebat. Tindakan atau gol seperti yang dibuat Savio memecah kebuntuan permainan," puji Jean-Paul van Gastel.
Gol tersebut tak hanya memperkecil skor, tetapi juga meningkatkan moral tim dan suporter. "Secara positif itu memberikan energi kepada tim, memberikan energi kepada para penggemar dan kami kembali hidup lagi," ujar Van Gastel.
Pada laga tersebut, Savio Sheva memulai pertandingan dari bangku cadangan. Ia masuk menggantikan Rakhmatsho Rakhmatzoda di babak kedua. Keputusan ini terbukti tepat karena Sheva langsung memberikan dampak positif.
Meski bukan pilihan utama, Savio Sheva telah menyumbang dua gol dari 22 pertandingan yang telah dilakoninya musim ini. Tambahan satu poin membuat PSIM Yogyakarta berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 33 poin.