Paul Scholes Bela Keputusan VAR Anulir Gol West Ham Lawan Arsenal

Legenda MU Paul Scholes mendukung keputusan wasit membatalkan gol West Ham saat melawan Arsenal pada pertandingan Liga Inggris, Minggu (10/5/2026).

Legenda Manchester United, Paul Scholes, memberikan pembelaan terhadap keputusan wasit Chris Kavanagh yang menganulir gol penyeimbang West Ham United saat menjamu Arsenal di London Stadium pada Minggu (10/5/2026) malam. Pembatalan gol tersebut menjadi sorotan tajam karena berdampak langsung pada posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Inggris.

Dilansir dari Bola, gol yang dicetak Callum Wilson melalui situasi sepak pojok pada masa injury time tersebut dibatalkan setelah intervensi Video Assistant Referee (VAR). Wasit menilai telah terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang Arsenal, David Raya, sebelum bola masuk ke gawang.

Keputusan tersebut mengukuhkan kemenangan Arsenal sekaligus memperlebar jarak menjadi lima poin dari Manchester City dalam persaingan gelar juara musim 2025/2026. Sebaliknya, West Ham kian terpuruk di posisi ke-18 klasemen dan terancam degradasi ke divisi Championship dengan hanya menyisakan dua pertandingan.

Scholes menegaskan bahwa tindakan pemain West Ham terhadap David Raya merupakan pelanggaran yang jelas. Ia menilai kiper asal Spanyol tersebut tidak mampu bergerak secara bebas akibat tarikan dan tekanan fisik dari pemain lawan di area kotak penalti.

"Itu pelanggaran. Bahkan ada dua pelanggaran di situ. Tangannya berada di atas tubuh lawan, Anda jadi tidak bisa bergerak, lalu ada juga tarikan," kata Paul Scholes, legenda Manchester United, dalam program "The Good, The Bad & The Football".

Mantan rekan setim Scholes, Nicky Butt, turut sepakat bahwa kontak fisik tersebut memang merupakan sebuah pelanggaran. Namun, Butt mengkritik keberadaan sistem VAR secara umum dan menyebut perdebatan sebenarnya terletak pada konsistensi kejadian-kejadian serupa sebelumnya.

Dukungan Scholes terhadap Arsenal memicu reaksi luas dari para pendukung The Gunners di media sosial. Banyak penggemar merasa terkejut karena Scholes selama ini dikenal jarang memberikan pembelaan secara objektif kepada rival mantan klubnya tersebut.

Selain hasil di London Stadium, pekan ini juga mencatatkan sejarah baru bagi bek Joao Cancelo. Pemain Portugal itu sukses membawa Barcelona menjuarai La Liga 2025/2026 dan menjadi pemain pertama yang meraih gelar juara di empat liga top Eropa, yakni Serie A, Premier League, Bundesliga, dan La Liga.

Recommended