SD Muhammadiyah Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, resmi menempati peringkat pertama sebagai sekolah dengan jumlah prestasi terbanyak di tingkat nasional pada Senin, 4 Mei 2026. Pencapaian ini mengukuhkan posisi sekolah tersebut sebagai lembaga pendidikan dasar paling unggul berdasarkan data kementerian.
Berdasarkan catatan Pusat Prestasi Nasional yang dilansir dari Medcom melalui laman simt.kemendikdasmen.go.id, sekolah ini telah mengumpulkan total 1.259 prestasi. Angka tersebut melampaui raihan SD Muhammadiyah Sapen 1 yang berada di posisi kedua dengan total 1.004 prestasi.
Dominasi sekolah ini memicu lonjakan minat masyarakat yang sangat tinggi dalam pendaftaran peserta didik baru. Hingga saat ini, kuota murid baru di SD Muhammadiyah Condong Catur dilaporkan telah terisi penuh hingga tahun ajaran 2033 mendatang.
Orang tua calon siswa perlu menyiapkan dana pendidikan yang cukup besar untuk menyekolahkan anak di institusi ini. Biaya pendaftaran diperkirakan mencapai Rp16 juta hingga Rp20 juta, dengan tambahan biaya daftar ulang tahunan sebesar Rp1 juta dan SPP bulanan senilai Rp900 ribu.
Proses seleksi masuk dilakukan melalui mekanisme unjuk kreativitas yang dijadwalkan setiap bulan November hingga Desember. Syarat utama pendaftaran meliputi usia minimal 6 tahun per 1 Juli serta kelengkapan dokumen administratif seperti akta kelahiran dan kartu keluarga.
| Peringkat | Nama Sekolah | Jumlah Prestasi |
|---|---|---|
| 1 | SD Muhammadiyah Condong Catur | 1.259 |
| 2 | SD Muhammadiyah Sapen 1 | 1.004 |
| 3 | SD Muhammadiyah Manyar | 874 |
| 4 | SD Islam Sabilillah Malang | 759 |
| 5 | SD Muhammadiyah Sapen II | 540 |
| 6 | SD Islam Al Azhar 55 Yogyakarta | 517 |
| 7 | SD Islam Al-Azhar 41 Karawang | 378 |
| 8 | SD Negeri Kebon Baru IV | 344 |
| 9 | SD Unggulan Al-Ya'lu | 333 |
| 10 | SD S Taruna Bangsa | 190 |
Data dari laman resmi sekolah sdmuhcc-yogya.sch.id menunjukkan bahwa unjuk kreativitas siswa dilakukan untuk mengukur kesiapan calon peserta didik. Layanan administrasi pendaftaran dibuka setiap hari kerja di kantor Tata Usaha sekolah setempat.