Semen Padang dan PSBS Degradasi dari BRI Super League 2025/2026

Semen Padang dan PSBS resmi terdegradasi ke Championship musim depan setelah hanya bertahan dua musim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Klub Semen Padang resmi menyusul PSBS terdegradasi ke kompetisi kasta kedua atau Championship setelah dipastikan kehilangan posisi di kasta tertinggi pada Kamis (7/5/2026). Kegagalan bertahan ini dialami kedua tim tepat pada musim kedua mereka mengarungi ketatnya persaingan elite sepak bola Tanah Air.

Sebagaimana dilansir dari Bola, Semen Padang dan PSBS memiliki catatan perjalanan yang serupa karena promosi bersamaan pada musim 2024/2025 dan kini turun kasta secara berbarengan. Dari tiga tim yang naik kasta pada periode tersebut, kini hanya Malut United yang sanggup bertahan di kompetisi utama.

Penurunan performa PSBS dipicu oleh masalah finansial yang tidak stabil setelah hengkangnya investor utama, Owen Rahadian, ke Persipura di divisi Championship. Kondisi ini berbanding terbalik dengan musim lalu ketika tim berjuluk Badai Pasifik tersebut mampu mengakhiri kompetisi di posisi kesembilan klasemen.

Semen Padang juga mengalami nasib serupa setelah pada edisi sebelumnya sempat lolos dari ancaman degradasi melalui perjuangan hingga pertandingan terakhir. Pengamat sepak bola, Toni Ho, menilai kejatuhan tim asal Sumatra Barat tersebut memiliki kemiripan pola dengan kasus Persipura pada musim 2021/2022.

Toni Ho menyoroti faktor non-teknis, yakni keberanian tokoh klub dalam menyuarakan kritik keras terhadap jalannya kompetisi sebagai salah satu pemicu tekanan. Sosok Andre Rosiade di Semen Padang dinilai mengikuti jejak manajer Persipura terdahulu, Ridwan Bento Madubun, yang vokal memberikan masukan.

"Lepas dari faktor teknis seperti performa tim yang buruk, tim yang vokal tak begitu disukai pihak lain. Meskipun kritik yang disuarakan adalah kebenaran. Ini menurut pandangan saya," kata Toni Ho, pengamat sepak bola senior.

Posisi Semen Padang dan PSBS di kasta tertinggi musim depan dipastikan akan digantikan oleh PSS dan Garudayaksa yang telah mengamankan tiket promosi. Sementara itu, satu tiket promosi tersisa masih akan diperebutkan oleh tim-tim di kasta bawah untuk melengkapi komposisi liga musim mendatang.

Persipura dijadwalkan menjamu Adhyaksa di Stadion Mandala Jayapura pada Jumat (8/5/2026) dalam laga penentuan tiket promosi terakhir. Kemenangan dalam laga tersebut berpeluang membawa kembali tim Mutiara Hitam ke level tertinggi setelah absen selama tiga tahun.

Recommended