Jadwal pertandingan Timnas Inggris dan Timnas Skotlandia pada Piala Dunia 2026 terancam terganggu akibat sengketa dana keamanan yang belum terselesaikan. Stadion Gillette di Foxborough, Massachusetts, yang direncanakan menjadi lokasi pertandingan, terganjal masalah pendanaan.
Perselisihan dana keamanan senilai 6 juta paun melibatkan pejabat lokal Foxborough, FIFA, dan pemerintah federal Amerika Serikat. Otoritas Foxborough mengancam tidak akan mengeluarkan izin hiburan yang diperlukan untuk menggelar pertandingan jika masalah ini tidak diselesaikan dalam waktu dekat.
Gubernur Massachusetts, Maura Healey, menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan tetap berlangsung di Massachusetts. Ia juga menegaskan bahwa timnya terus berkoordinasi dengan pejabat lokal untuk menyelesaikan masalah pendanaan yang tertunda dari pemerintah federal.
“Piala Dunia akan tetap berlangsung, dan akan digelar di Massachusetts. Sangat menyenangkan bisa menyambut orang-orang dari seluruh dunia datang dan melihat negara bagian kami yang luar biasa," ujar Healey.
Presiden Komite Tuan Rumah Boston untuk Piala Dunia 2026, Mike Loynd, menyatakan komitmen untuk menanggung biaya keamanan publik, tetapi tidak bersedia melakukan pembayaran di muka. Ketua Foxborough Select Board, Bill Yukna, menekankan perlunya penyelesaian masalah ini sebelum 17 Maret agar rencana keamanan publik dapat terlaksana.
Penolakan izin dari Foxborough dapat berdampak pada jadwal laga Inggris dan Skotlandia. Walaupun stadion tersebut hanya dijadwalkan untuk tujuh pertandingan, FIFA mengharuskan ketersediaan fasilitas selama 39 hari turnamen.
Selain Foxborough, beberapa kota tuan rumah lainnya juga masih menunggu bagian dana keamanan federal sebesar 625 juta dolar AS yang seharusnya disalurkan oleh Federal Emergency Management Agency paling lambat 30 Januari.
Pengacara Gary Ronan meyakini bahwa dana hibah tersebut akan cair. “Tidak ada alasan untuk berpikir bahwa dana hibah itu tidak akan turun. Anggarannya sudah dialokasikan dan kami tahu prosesnya sedang berjalan,” katanya.
Kepala Kepolisian Foxborough, Michael Grace, mengkritik proposal yang dinilai terlambat. “Kita hanya berjarak sekitar 99 atau 100 hari dari penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di dunia, tetapi kita masih belum bisa menemukan pendanaan untuk peralatan penting yang sudah diidentifikasi selama lebih dari satu setengah tahun perencanaan,” sentilnya. Ia menegaskan, "Menunggu sampai 1 Juni jelas tidak dapat diterima."