Shell Indonesia Mulai Borong Solar dari Pertamina Guna Tekan Impor

PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi penjualan produk ULSD kepada Shell Indonesia sebagai langkah pemerintah menghentikan impor solar di tahun 2026.

PT Pertamina Patra Niaga mengonfirmasi bahwa perusahaan penyedia bahan bakar swasta, Shell Indonesia, telah melakukan pembelian produk Solar guna mendukung kebijakan pemerintah dalam menghentikan impor bahan bakar tersebut pada Senin (11/5/2026).

Langkah ini menyusul pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait komitmen badan usaha swasta untuk beralih menggunakan pasokan dalam negeri. Dilansir dari Detik Finance, produk yang dipesan merupakan varian Ultra Low Sulphur Diesel (ULSD).

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan bahwa transaksi tersebut mencakup volume sebesar 50 MB atau setara dengan 7.960 kiloliter (KL) ULSD. Proses administrasi dan pengiriman bahan bakar tersebut dilaporkan telah selesai sepenuhnya.

"Ada BU Swasta yang sudah melakukan pemesanan Solar ke Pertamina. Yang sudah pesan adalah SPBU swasta kuning mas. Pemesanan adalah produk ULSD (Ultra Low Sulphur Diesel)," ujar Roberth M.V. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga.

Melalui kesepakatan ini, Shell Indonesia diperkirakan telah memulai kembali aktivitas penjualan bahan bakar diesel di jaringan SPBU miliknya pada kisaran tanggal 8 hingga 9 Mei 2026. Hal ini ditandai dengan kemunculan kembali varian V-Power Diesel di pasar.

Berdasarkan pengumuman resmi melalui media sosial @shell_indonesia pada Minggu (10/5/2026), produk V-Power Diesel kini telah tersedia secara bertahap. Hingga saat ini, tercatat terdapat 33 gerai SPBU Shell yang sudah melayani penjualan varian tersebut.

Sebaran lokasi penjualan mencakup wilayah Jabodetabek dan Bandung, dengan harga ritel dipatok sebesar Rp 30.890 per liter. Meski pasokan diesel telah pulih, produk bahan bakar jenis Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ terpantau belum tersedia di lapangan.

Recommended