Program Beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id 2026 resmi diluncurkan pada Selasa, 21 April 2026, dengan membawa perubahan mekanisme yang memungkinkan para pemenang langsung memulai perkuliahan di semester ganjil tahun ini.
Perubahan durasi tunggu ini memangkas waktu jeda yang sebelumnya mencapai enam bulan atau satu semester karena proses seleksi yang dilakukan pada awal tahun akademik. Dilansir dari Medcom, pendaftaran program ini telah dibuka mulai 21 April hingga 3 Juni 2026 bagi siswa kelas 12 maupun lulusan tahun sebelumnya.
Pemimpin Redaksi Medcom.id, Achmad Firdaus, menjelaskan bahwa penyesuaian skema ini bertujuan agar para penerima beasiswa tidak kehilangan momentum belajar setelah dinyatakan lolos seleksi. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya perluasan akses pendidikan tinggi secara merata di seluruh Indonesia.
"Jadi ada sekitar satu semester para awardee yang telah dinyatakan lolos OSC untuk menunggu dia masuk kuliah. Nah tahun ini kita sedikit berubah dan awardee bisa langsung kuliah," kata Achmad Firdaus, Pemimpin Redaksi Medcom.id.
Sebanyak 140 kuota beasiswa disediakan melalui kerja sama dengan sembilan universitas swasta dari berbagai wilayah di Indonesia. Fasilitas yang diberikan mencakup pembebasan biaya pendidikan hingga lulus serta dukungan biaya hidup bagi peserta yang terpilih melalui rangkaian seleksi daring.
Program ini menyasar siswa SMA sederajat yang akan lulus pada 2026 serta lulusan tahun 2024 yang belum menempuh pendidikan tinggi (gap year). Peserta diwajibkan mengikuti seluruh tahapan, mulai dari tes daring hingga seleksi berkas dan uji final yang dijadwalkan berakhir pada Juli 2026.
| Agenda | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Masa Pendaftaran | 21 April – 3 Juni 2026 |
| Tryout Wajib | 6 Juni 2026 |
| Seleksi I (Online Test) | 14 Juni 2026 |
| Seleksi II (Final Test) | 25 Juni – 3 Juli 2026 |
| OSC Awards | 16 Juli 2026 |
Seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui laman resmi dengan biaya registrasi sebesar Rp50.000. Peserta hanya diperbolehkan memilih satu universitas dengan maksimal dua program studi yang menjadi prioritas utama selama proses seleksi berlangsung.