SNS Bekali Mahasiswa UNDIP Wawasan Profesional Lewat Kuliah Umum

PT Sinarniaga Sejahtera (SNS) menggelar kuliah umum di UNDIP untuk menjembatani kesenjangan dunia akademik dan industri profesional pada April 2026.

PT Sinarniaga Sejahtera (SNS) yang merupakan anak usaha Garudafood menyelenggarakan kuliah umum bagi ratusan mahasiswa di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, pada Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sahabat Inspirasiku Garudafood yang bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan profesional serta dinamika dunia kerja nyata.

Sebagaimana dilansir dari Medcom, inisiatif ini mencatatkan jangkauan luas dengan menyasar 20 perguruan tinggi melalui 29 sesi kegiatan sepanjang tahun 2025. Total peserta yang telah mengikuti program ini tercatat mencapai lebih dari 5.400 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.

Direktur Garudafood sekaligus Managing Director SNS, Ruli Tobing, menyampaikan materi langsung di hadapan mahasiswa lintas jurusan di UNDIP Conference Hall. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, dengan didampingi oleh jajaran pejabat rektorat lainnya.

Dalam pemaparannya, Ruli menekankan bahwa kekuatan SNS terletak pada jaringan distribusi yang mampu melayani lebih dari 350.000 outlet di seluruh pelosok Nusantara. Jangkauan ini mencakup berbagai kanal mulai dari pasar tradisional, perdagangan modern, layanan makanan, hingga jalur kemitraan strategis.

"Kekuatan SNS bukan hanya soal seberapa luas kami bisa menjangkau, tetapi seberapa dalam kami bisa masuk ke setiap sudut pasar Indonesia," ujar Ruli Tobing, Direktur Garudafood dan Managing Director SNS. Ia menambahkan bahwa distribusi mencakup wilayah minimarket di perkotaan hingga warung di pelosok desa.

Transformasi digital juga menjadi poin utama dalam materi kuliah umum tersebut. SNS memperkenalkan aplikasi Sales Assistant Mobile (SAM) untuk membantu tenaga penjual, serta platform e-commerce BarangKulakan yang memungkinkan mitra usaha dan pengguna akhir melakukan pemesanan secara mandiri dan nontunai melalui QRIS.

Selain inovasi digital, SNS memaparkan langkah keberlanjutan bisnis melalui uji coba penggunaan truk listrik atau Electric Vehicle (EV) sebagai armada operasional. Langkah ini diambil untuk menekan jejak karbon dalam proses pengiriman barang dari depo menuju sektor ritel.

Data internal menunjukkan bahwa penggunaan armada listrik mampu memberikan efisiensi yang signifikan bagi operasional perusahaan. Hasil uji coba mencatat adanya penghematan konsumsi bahan bakar minyak hingga 46 persen serta penurunan emisi karbon mencapai 56 persen dibandingkan armada konvensional.

Recommended