Spalletti Kritik Performa Juventus Usai Kalahkan Genoa 2-0

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengkritik performa timnya di babak kedua meski menang 2-0 atas Genoa dalam lanjutan Serie A 2025/2026.

Juventus berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Genoa dalam pertandingan Serie A 2025/2026 pada Selasa (07/04/2026) dini hari WIB. Meski demikian, pelatih Luciano Spalletti melontarkan kritik terhadap performa timnya di babak kedua. Kemenangan tersebut diraih berkat gol-gol yang dicetak oleh Gleison Bremer dan Weston McKennie di babak pertama.

Seperti diberitakan oleh Bola.com, Spalletti menyatakan bahwa setelah enam atau tujuh bulan melatih tim di Turin, ia masih belum sepenuhnya memahami karakteristik yang dihadapi dari para pemainnya.

Kiper Michele Di Gregorio menjadi penyelamat krusial bagi kemenangan Si Nyonya Tua dengan menepis sebuah tendangan penalti. Spalletti berpendapat bahwa jika penalti tersebut berbuah gol, Juventus akan menghadapi malam yang sangat sulit.

Meskipun hasil ini mendekatkan Juventus dengan Como dan posisi empat besar Serie A dengan selisih satu poin, Spalletti tetap mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia menyoroti beberapa aspek yang ia lihat dari para pemainnya saat melawan Genoa, terutama pada paruh kedua pertandingan.

Ada dugaan bahwa beberapa pemain Juventus menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Namun, Spalletti menepis anggapan tersebut, menjelaskan bahwa para pemainnya telah mendapatkan waktu istirahat ekstra menjelang laga kontra Genoa.

"Itu bukan kelelahan. Kami tidak berlatih kemarin atau sehari sebelumnya," ujar Spalletti kepada Sky setelah pertandingan usai. Ia menambahkan bahwa para pemainnya mendapatkan libur dua hari, satu setengah sesi latihan, dan istirahat yang cukup, sehingga kelelahan bukan alasan yang valid.

Inkonsistensi Performa Juventus

Spalletti mengakui bahwa setelah memimpin Juventus sejak akhir Oktober, ia masih sering terkejut dengan penampilan yang ditunjukkan para pemainnya di lapangan. "Terkadang kita harus menerima bahwa kita bukanlah versi terbaik dari diri kita sendiri," tutur Spalletti.

Ia melanjutkan, "Setelah enam atau tujuh bulan di sini, saya masih belum yakin apa yang saya hadapi. Tidak mungkin memiliki babak pertama seperti itu dan kemudian babak kedua seperti ini. Dan jika mereka mencetak gol penalti, itu akan menjadi malam yang sangat sulit."

Selain itu, terdapat kekhawatiran terkait Dusan Vlahovic, yang seharusnya masuk sebagai pemain pengganti namun merasakan nyeri di betisnya saat pemanasan. Kiper Perin juga harus ditarik keluar lapangan di babak pertama karena masalah serupa.

Spalletti mengungkapkan, "Ada kekhawatiran karena keduanya cedera, keduanya merasakan ototnya bermasalah. Kita perlu melakukan tes pada mereka untuk memahami berapa lama waktu yang dibutuhkan agar mereka bisa kembali bermain."

Recommended