Steven Gerrard Khawatirkan Masa Depan Arne Slot di Liverpool

Legenda Liverpool, Steven Gerrard, menyuarakan kekhawatirannya tentang posisi pelatih Arne Slot yang terancam akibat performa tim yang menurun drastis musim ini.

Legenda Liverpool, Steven Gerrard, telah mengungkapkan kekhawatirannya terkait posisi Arne Slot sebagai pelatih The Reds. Tekanan besar terus membayangi pelatih asal Belanda itu menyusul penurunan performa tim yang signifikan pada musim ini.

Situasi tersebut kian menegang menjelang pertandingan krusial Liverpool melawan Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA. Laga ini berpotensi menjadi penentu nasib Slot di Anfield.

Kondisi internal klub juga dikabarkan memanas, dengan manajemen yang mulai mempertimbangkan berbagai opsi. Bahkan, nama mantan pelatih sukses Jurgen Klopp kembali disebut-sebut oleh sebagian penggemar, yang merindukan kejayaan seperti musim lalu saat Liverpool berhasil meraih gelar juara.

Gerrard, seperti dilansir dari Bola.com, menyampaikan pandangannya mengenai situasi ini. Ia menyatakan sangat mengagumi Arne Slot, namun tidak menutup mata terhadap kemungkinan bahwa posisi sang pelatih bisa saja terancam jika kondisi tim tidak segera membaik.

“Jika pemilik klub melihat jarak dengan tim seperti Aston Villa dan Manchester United semakin melebar, saya khawatir dengan posisi manajer,” ujar Gerrard.

Meskipun demikian, Gerrard berharap kondisi tersebut tidak terjadi. “Saya tidak ingin itu terjadi. Saya penggemar berat Arne Slot. Musim pertamanya luar biasa. Dia sosok yang baik dan pelatih yang sangat bagus,” tambahnya.

Menurut Gerrard, pertandingan kontra Fulham akan memegang peranan kunci. Jika Liverpool mampu meraih hasil positif dan tetap menunjukkan performa kompetitif saat menghadapi PSG, situasi bisa berubah menjadi lebih baik dalam beberapa hari ke depan.

Namun, Gerrard juga memberikan peringatan keras. “Jika situasinya semakin buruk, saya benar-benar khawatir dengan posisi manajer,” tegasnya.

Ironisnya, Liverpool telah mengalokasikan dana sebesar £446 juta pada bursa transfer musim panas sebelumnya. Meskipun demikian, performa tim jauh dari ekspektasi. Mereka telah tersingkir dari kompetisi domestik dan kini harus berjuang keras hanya untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.

Recommended