Strava mengumumkan serangkaian pembaruan signifikan yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan komunitas aktif di Indonesia pada Maret 2026. Pembaruan ini meliputi peningkatan akurasi pelacakan, pemahaman data kebugaran yang lebih mendalam, dan fitur-fitur baru untuk menjaga motivasi pengguna.
Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas pilihan jenis latihan, Strava memperkenalkan fitur muscle map yang saat ini sedang diuji coba. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memvisualisasikan sesi strength training mereka secara lebih efektif dan diharapkan akan tersedia untuk semua pengguna dalam beberapa hari mendatang.
Selain itu, Strava memperluas jangkauan jenis olahraga yang dapat direkam langsung di aplikasi. Lima olahraga baru telah ditambahkan, termasuk Basket, Voli, Dance, Padel, dan Kriket. Dengan penambahan ini, Strava kini mendukung perekaman hingga 52 jenis olahraga.
Peningkatan akurasi juga diterapkan pada pelacakan detak jantung. Pengguna perangkat Apple sekarang dapat mengirimkan data detak jantung langsung dari AirPods Pro 3 ke Strava melalui fitur Heart Rate via AirPods. Tidak hanya meningkatkan akurasi bagi pengguna Apple Watch, fitur ini memungkinkan pemantauan detak jantung tanpa perangkat tambahan bagi pengguna yang merekam aktivitas melalui smartphone.
Integrasi yang lebih baik dengan Google Health juga meningkatkan keandalan data, memungkinkan pengguna menyinkronkan data Strava dengan lebih mudah melalui pengaturan di dalam aplikasi dan perangkat.
Sejumlah fitur baru juga dihadirkan untuk mendorong performa latihan yang lebih optimal. Pengguna yang berlangganan kini dapat memanfaatkan fitur Instant Workouts untuk mendapatkan rekomendasi latihan mingguan, termasuk pilihan dari Apple Fitness+ (khusus pengguna perangkat iOS).
Navigasi yang ditingkatkan juga menjadi fokus pembaruan ini. Panduan arah kini tersedia untuk berlari dan bersepeda saat merekam aktivitas melalui aplikasi Strava, lengkap dengan audio cues bagi para pelari.
Bagi atlet yang membutuhkan data real-time saat beraktivitas di medan yang bervariasi, fungsi Live Elevation memungkinkan pelacakan tingkat elevasi dan posisi ketinggian secara langsung melalui aplikasi Strava di Apple Watch maupun fitur Mobile Record untuk aktivitas seperti hiking dan trail running.
Fitur Default Pace Zones kini secara otomatis mengatur zona kecepatan berdasarkan Prediksi Performa 5K pengguna yang berlangganan. Hal ini bertujuan untuk membantu para pelari memahami intensitas latihan mereka tanpa perlu pengaturan manual, sehingga pelatihan menjadi lebih terarah dan mudah dipahami.
Untuk membantu pengguna menjaga motivasi dan berbagi pencapaian mereka, Strava menghadirkan fitur Streaks yang kini dapat dibagikan. Selain itu, pelanggan juga dapat memamerkan rekor pribadi mereka melalui fitur Best Efforts yang juga dapat dibagikan. Widget Streaks terbaru memungkinkan pengguna menampilkan streak latihan langsung di layar utama perangkat mereka, sehingga memantau progres latihan menjadi lebih mudah.