Taktik 5 Bek Liverpool Kejutkan Luis Enrique di Liga Champions

Pelatih PSG, Luis Enrique, mengaku terkejut dengan formasi lima bek yang diterapkan Arne Slot saat Liverpool kalah 0-2 di perempat final Liga Champions.

Manajer Liverpool, Arne Slot, membuat kejutan taktik saat timnya bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan kekalahan 0-2 bagi The Reds, sebuah hasil yang membuat pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui keterkejutannya atas strategi lawan.

Dilansir dari Bola, Luis Enrique terkejut dengan keputusan Slot yang menggunakan formasi lima bek. Ini merupakan kali pertama Liverpool menerapkan formasi tersebut musim ini. Meskipun demikian, perubahan taktik tersebut tidak membuahkan hasil positif bagi Liverpool.

PSG tampil dominan di Parc des Princes. Mereka berhasil mencetak dua gol melalui Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia, masing-masing di setiap babak. Kemenangan ini memberikan keunggulan penting bagi PSG menjelang leg kedua.

Dalam laga tandang ke ibu kota Prancis, Slot menurunkan tiga bek sejajar, yaitu Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, dan Joe Gomez. Sementara itu, Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez dipercayakan sebagai wing-back.

Namun, strategi ini tidak efektif. Liverpool kesulitan menciptakan peluang dan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Mereka juga hanya menguasai 26 persen penguasaan bola, menunjukkan dominasi penuh dari PSG.

Usai pertandingan, Luis Enrique ditanyai mengenai reaksinya terhadap formasi defensif yang diterapkan Slot. “Ini cukup mengejutkan karena ini pertama kalinya Arne Slot memainkan tiga bek musim ini,” kata Luis Enrique kepada Canal Plus, seperti dikutip dari Metro.

Enrique menambahkan, “Hal itu menunjukkan mereka mencoba berubah dan mencari sesuatu yang baru, yang sebenarnya normal. Kami sudah terbiasa lawan menyesuaikan diri terhadap kami, jadi tidak masalah. Kami akan berusaha memenangkan leg kedua.”

Dalam wawancara terpisah dengan TNT Sports, Luis Enrique kembali menegaskan, “Saya tahu Arne Slot adalah pelatih hebat, ini pertama kalinya mereka bermain dengan lima bek. Tapi kami sudah terbiasa melihat tim lain mengubah formasi saat menghadapi kami, itu hal yang wajar.”

Pelatih asal Spanyol itu juga memuji pertandingan yang berlangsung. “Saya pikir mereka memainkan pertandingan yang bagus, mereka tim yang fisik, sangat kuat, punya pemain berkualitas secara individu, dan itu pertandingan yang menarik. Selalu menyenangkan bermain melawan Arne Slot dan timnya karena mereka mencoba bermain menyerang, dan itu enak ditonton,” imbuhnya.

Alasan Arne Slot Menerapkan Formasi Lima Bek

Di sisi lain, Arne Slot mengungkapkan alasannya memilih formasi lima bek. Ia mengakui ingin meredam ancaman dari Achraf Hakimi dan Nuno Mendes di sisi sayap PSG yang dikenal memiliki kecepatan luar biasa.

“Mereka punya kecepatan di seluruh lapangan, jadi ke mana pun Anda melihat, Anda akan melihat kecepatan luar biasa. Hakimi dan Nuno Mendes adalah ancaman ofensif yang luar biasa, di luar pemain lainnya. Karena itu kami memainkan Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez, itu ide di baliknya,” jelas Slot.

Menurut Slot, dengan formasi tersebut, Liverpool bertujuan untuk mencoba menekan lawan sangat tinggi dan agresif. Pemain seperti Jeremie dan Milos dianggap lebih siap menghadapi kecepatan Hakimi dan Nuno Mendes dibandingkan winger murni.

Slot juga menjelaskan bahwa Liverpool mencoba bermain dengan tekanan tinggi dan blok rendah, yang berarti menempatkan lebih banyak bek di lapangan untuk menciptakan kerapatan dan agresivitas. Namun, strategi ini terbukti belum berhasil di leg pertama ini, membuat Liverpool harus berjuang keras di leg kedua di Anfield.

Recommended