Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengambil langkah yang tidak biasa dalam mempersiapkan timnya menjelang pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions. The Gunners akan menghadapi Sporting CP pada Rabu (8/4/2026) dini hari WIB, dan Arteta memperkenalkan metode latihan yang unik untuk para pemainnya.
Metode ini muncul di tengah situasi kurang menguntungkan bagi Arsenal yang baru saja menelan dua kekalahan beruntun. Kekalahan tersebut terjadi di final Carabao Cup dan perempat final FA Cup, yang mengancam ambisi mereka meraih trofi musim ini.
Menurut laporan The Sun yang dilansir dari Bola.com, Arteta menegaskan bahwa timnya tidak akan panik. Ia bertekad menjaga peluang Arsenal untuk memenangkan gelar tetap terbuka.
Arteta menyiapkan pasukannya dengan serangkaian latihan yang tidak konvensional. Salah satunya melibatkan pemain berlatih dalam kelompok, berupaya menghindari menjatuhkan pulpen ke lantai sambil menggiring bola.
"Alih-alih panik, pahami jika itu terjadi, mengapa itu terjadi dan temukan kejelasannya," ujar Arteta, yang dikutip dari The Sun. "Akan selalu ada tanda tanya, dan memang begitu. Anda harus hidup di masa sekarang, Anda harus menunjukkannya setiap hari. Itulah standar yang kami tetapkan, dan itu bagian dari identitas kami serta bagian dari klub sepak bola ini."
Arsenal sebelumnya kalah 0-2 dari Manchester City di final Carabao Cup 2026 pada Minggu (22/3/2026) di Wembley. Kekalahan itu menyoroti masalah kreativitas tim dan dampaknya pada perebutan gelar.
Beberapa hari kemudian, mereka juga mengalami kekalahan dramatis 1-2 dari Southampton di Piala FA. Rentetan hasil buruk ini mendorong Arteta untuk berpikir "di luar kebiasaan" dalam melatih timnya.
Riwayat Taktik Unik Arteta
Pelatih berusia 44 tahun asal Spanyol ini memang dikenal dengan pendekatan kreatifnya dalam memotivasi pemain. Sebelumnya, ia pernah menggunakan bola lampu dalam sesi motivasi.
Arteta juga pernah meminta pencopet "mencuri" barang pemain saat rapat tim untuk memberikan pelajaran. Selain itu, ia pernah memutar lagu 'You’ll Never Walk Alone' di pinggir lapangan latihan menjelang laga tandang ke Liverpool.
Latihan terbarunya melibatkan pemain menyeimbangkan bola di antara kepala mereka dan memegang pulpen di ujung jari. Ini dilakukan sambil menggerakkan bola secara bersama-sama.
Penjelasan Manajer Arsenal
Arteta menjelaskan alasan di balik metode latihannya yang tidak biasa tersebut. "Sesi latihan harus memiliki elemen yang berbeda-beda," katanya.
Ia menambahkan, "Dan itu harus terkait dengan pesan yang kami sampaikan serta komitmen yang kami buat bersama." Ketika ditanya mengenai penggunaan pulpen, Arteta hanya menjawab singkat, "Itu tetap di ruang ganti."
Dalam kabar baik lainnya, Arsenal akan diperkuat kembali oleh Declan Rice dan Leandro Trossard. Gabriel Magalhães juga telah pulih dari masalah lutut. Sementara itu, Bukayo Saka dan Jurrien Timber tidak ikut ke Portugal, namun diharapkan fit untuk pertandingan kandang melawan Bournemouth pada Sabtu (11/4/2026).
Arsenal saat ini unggul sembilan poin dari City, yang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Kedua tim akan berhadapan di Etihad dalam 12 hari ke depan, menjadikan pertandingan tersebut krusial dalam perebutan gelar.