Tim tenis putri Indonesia sukses mencetak sejarah dengan menembus babak playoff Billie Jean King Cup 2026. Pencapaian luar biasa ini menandai kembalinya skuad Merah Putih ke fase tersebut setelah penantian panjang selama 22 tahun, seperti dilansir dari Bola.
Kepastian lolos didapat setelah tim Indonesia menyelesaikan serangkaian pertandingan Grup I Asia/Oceania. Kompetisi bergengsi ini berlangsung di The Delhi Lawn Tennis Association (DLTA) School of Tennis, New Delhi, India, pada 7-11 April 2026.
Skuad yang dipimpin Christopher Rungkat sebagai kapten ini berhasil menempati posisi runner-up grup. Mereka membukukan empat kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan, dengan total memenangkan 11 partai dan kehilangan 4 partai.
Tim tenis putri Indonesia diperkuat oleh lima pemain andal: Janice Tjen, Priska Madelyn Nugroho, Anjali Kirana Junarto, Meydiana Laviola Reinnamah, dan Aldila Sutjiadi. Mereka finis di bawah Thailand, yang memiliki catatan kemenangan dan kekalahan serupa.
Perjalanan tim Merah Putih menuju playoff ini tidak mudah. Mereka menunjukkan performa solid sepanjang fase grup dengan mengalahkan Selandia Baru, Mongolia, India, dan Korea Selatan.
Satu-satunya kekalahan diderita saat menghadapi Thailand dengan skor 1-2. Meskipun demikian, konsistensi performa ini sudah cukup untuk mengamankan satu tempat di babak selanjutnya.
Salah satu kunci keberhasilan tim Indonesia adalah kontribusi signifikan dari petenis Janice Tjen. Ia menjadi penentu kelolosan skuad Merah Putih, terutama dalam pertandingan krusial melawan Thailand.
Sebelumnya, tim Indonesia telah mengantongi empat kemenangan dan memiliki catatan partai 10-2, sama dengan Korea Selatan di puncak. Situasi ini membuat Indonesia hanya membutuhkan satu partai kemenangan untuk mengunci tiket playoff.
Poin penentu tersebut dipersembahkan oleh Janice Tjen, yang berhasil menundukkan Anchisa Chanta dengan skor 6-2, 6-4 pada partai kedua. Kemenangan ini menyamakan kedudukan setelah sebelumnya Priska Nugroho kalah retired 2-3 dari Thasaporn Naklo.
Kesuksesan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi tenis putri Indonesia. Billie Jean King Cup, yang sebelumnya dikenal sebagai Fed Cup, merupakan lambang supremasi tenis beregu putri dunia dan sering disebut sebagai Piala Dunia Tenis Putri.
Tantangan di Babak Playoff
Babak playoff Billie Jean King Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada 20-22 November 2026. Indonesia akan menghadapi salah satu dari tujuh tim yang tersingkir dari babak kualifikasi yang saat ini masih berlangsung.
Bersama Thailand, Indonesia lolos bersama dengan Argentina, Brasil (Grup I Amerika), Prancis, Hungaria, dan Swedia (Grup I Eropa/Afrika). Calon lawan yang mungkin dihadapi Indonesia di babak playoff antara lain Australia, Kanada, Jepang, Polandia, Slovenia, Swiss, dan Amerika Serikat.
Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) menyambut antusias keberhasilan ini dan telah menyiapkan program lanjutan. Sekretaris Jenderal PELTI, Andi Fajar, menegaskan pentingnya meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding para pemain, terutama bagi mereka yang masih minim jam terbang internasional.
PELTI optimistis Indonesia dapat semakin kompetitif di level Asia dengan fondasi tim yang mulai terbentuk dan kombinasi pemain senior serta junior yang menjanjikan.