Tim-tim asal Thailand mendominasi papan atas klasemen pekan pertama babak Knockout Stage Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring yang berlangsung pada 24\u201326 April 2026. Sebaliknya, lima wakil Indonesia masih kesulitan menembus posisi lima besar dalam persaingan regional tersebut.
Berdasarkan data yang dilansir dari Medcom, Buriram United Esports asal Thailand memimpin klasemen sementara dengan perolehan 203 poin. Dominasi Thailand terlihat jelas dengan keberhasilan mereka menempatkan empat tim di jajaran lima besar klasemen pekan pembuka.
ONIC menjadi wakil Indonesia dengan posisi terbaik di peringkat keenam setelah mengumpulkan 165 poin. Di posisi ketujuh, Bigetron by Vitality membuntuti dengan raihan 158 poin, sekaligus menjadi dua tim nasional yang paling kompetitif sejauh ini.
\u201cHasil yang tentu saja tidak buruk, tapi juga bukan hasil yang memuaskan. Seluruh pemain sudah mulai menunjukkan kedisiplinan dan adaptasi yang lebih baik,\u201d kata Ahmad Fadly Masturoh (AFM), Pelatih ONIC.
Pelatih Bigetron by Vitality, Christian Jonathan (CHRISJO), mengakui timnya perlu meningkatkan agresivitas meskipun telah berhasil mendapatkan Booyah. Ia menyoroti catatan 80 poin eliminasi yang dinilai masih minim untuk bersaing di level tertinggi.
Kinerja kurang maksimal juga dialami RRQ Kazu yang tertahan di posisi ke-11 dengan 131 poin. Menurut pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan (ADY), rendahnya poin pekan ini disebabkan oleh proses penyesuaian dan perubahan internal di dalam tim.
Di papan bawah, tim debutan Shadow Esports menempati peringkat ke-15 dengan 110 poin. Hasil tersebut masih lebih baik dibandingkan EVOS Divine yang terpuruk di posisi juru kunci dengan total 64 poin dari seluruh pertandingan pekan pertama.
Seluruh tim dijadwalkan kembali bertanding pada pekan kedua Knockout Stage yang akan digelar pada 1\u20133 Mei 2026. Hasil pertandingan mendatang akan krusial dalam menentukan posisi tim untuk memperebutkan tiket menuju babak Grand Finals.