Thierry Henry Raih Pemasukan Fantastis, Lebih Rp2 Miliar Tiap Pekan

Thierry Henry, legenda sepak bola, masih menikmati penghasilan lebih dari Rp2 miliar per pekan dari dividen perusahaan dan portofolio aset properti.

Lebih dari satu dekade setelah mengakhiri karier bermainnya, Thierry Henry, ikon sepak bola, tetap mengamankan aliran pendapatan yang mengesankan. Sebuah laporan keuangan dari perusahaannya mengungkapkan bahwa legenda lapangan hijau ini secara konsisten menghasilkan uang dalam jumlah besar setiap pekannya.

Henry, yang pensiun pada usia 37 tahun setelah meninggalkan New York Red Bulls 12 tahun lalu, masih menjadi sosok berpengaruh di dunia olahraga. Mantan bintang Premier League ini kini aktif sebagai komentator sepak bola untuk berbagai stasiun televisi, baik di Inggris maupun di kancah internasional. Selain itu, ia juga terlibat dalam berbagai kemitraan komersial dengan merek-merek terkemuka.

Meskipun tidak lagi menerima gaji rutin sebagai pemain, laporan keuangan perusahaannya menunjukkan bahwa penghasilan Henry tetap luar biasa besar. Seperti diberitakan oleh Bola, dalam laporan tahun keuangan terbaru, perusahaan milik Henry, Cluemere Ltd, membagikan dividen sebesar 2.774.312 paun dan memberikan dana talangan sebesar 2.160.386 paun kepadanya.

Jika dirinci, jumlah ini setara dengan hampir 95.000 paun atau sekitar Rp2,1 miliar setiap pekan. Angka tersebut bahkan melampaui gaji banyak pemain aktif di Premier League saat ini. Selain itu, perusahaan tersebut tercatat memiliki total aset sebesar 931.781 paun, termasuk 833.290 paun dalam bentuk kas.

Dikutip dari The Sun, Henry juga memiliki portofolio properti bernilai tinggi, di antaranya sebuah rumah mewah di Hampstead senilai 10 juta paun, serta apartemen mewah di New York dengan nilai sekitar 12 juta paun. Henry juga merupakan salah satu pemilik klub Como yang saat ini bersaing di papan atas Serie A. Klub yang ditangani mantan rekan setimnya di Arsenal, Cesc Fabregas, itu kini menempati posisi keempat klasemen.

Peluang Kembali ke Dunia Kepelatihan

Dengan kondisi finansial yang sangat kuat, Henry sebenarnya bisa terus menikmati perannya sebagai analis dan menjalani masa pensiun tanpa tekanan. Namun, peluang untuk kembali ke dunia kepelatihan tetap terbuka lebar. Sejak pensiun, pria asal Prancis ini sempat meniti karier sebagai pelatih di beberapa tim.

Ia pernah menangani AS Monaco dan klub Amerika Serikat, Montreal Impact. Henry juga pernah terlibat dalam pengembangan pemain muda di Arsenal serta menjadi asisten pelatih Timnas Belgia. Jabatan terakhirnya adalah melatih Timnas Prancis U-21 sekaligus tim Olimpiade, yang berhasil meraih medali perak di Olimpiade Paris 2024 sebelum akhirnya ia meninggalkan posisi tersebut.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai langkah berikutnya Henry jika ia memutuskan untuk kembali melatih. Namun, dengan pengalaman dan reputasi yang dimilikinya, potensi untuk kembali berkiprah di Timnas Prancis, baik sebagai asisten maupun pelatih kepala, masih sangat terbuka.

Recommended