Timnas Indonesia Lawan Bulgaria di SUGBK: Misi Cetak Sejarah

Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria pada laga FIFA Series 2026 di SUGBK, 30 Maret 2026. Pelatih John Herdman optimis raih kemenangan.

Tim Nasional Indonesia akan bersua Timnas Bulgaria dalam pertandingan puncak FIFA Series 2026. Laga bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin, 30 Maret 2026, mulai pukul 20.00 WIB.

Pertemuan dengan Bulgaria ini menjadi sorotan karena timnas jarang sekali berhadapan dengan negara-negara Eropa, khususnya dalam laga kandang di SUGBK. Terakhir kali Timnas Indonesia menghadapi tim Eropa di stadion kebanggaan itu adalah Islandia, pada 14 Januari 2018.

Kala itu, skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, sempat memimpin berkat gol Ilham Udin Armaiyn di menit ke-29. Namun, Timnas Islandia berhasil membalikkan keadaan dengan empat gol balasan. Gol-gol tersebut dicetak oleh Albert Gudmundsson (menit 45+2', 59', dan 72') serta Arnór Smarason (menit 59').

Melansir Bola, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memimpin timnya meraih kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026) malam di GBK. Herdman sendiri memiliki misi besar untuk membawa Timnas Indonesia berpartisipasi di Piala Dunia 2030.

Pertandingan Timnas Indonesia melawan Islandia pada 2018 memiliki arti khusus. Laga itu menandai pembukaan kembali SUGBK setelah menjalani renovasi besar selama lebih dari dua tahun. Renovasi ini dilakukan dalam rangka persiapan Asian Games Jakarta-Palembang 2018, di mana SUGBK menjadi salah satu venue utama.

Berbagai pembaruan signifikan terlihat pasca-renovasi, meliputi pemasangan single seat, perbaikan trek atletik, serta peningkatan kualitas rumput lapangan dan sistem pencahayaan yang jauh lebih memadai.

Keyakinan John Herdman Menghadapi Bulgaria

John Herdman menyatakan keyakinannya bahwa Timnas Indonesia mampu menorehkan sejarah dengan mengalahkan Bulgaria. Namun, pelatih asal Inggris itu menekankan bahwa perjuangan tim tidak bisa dilakukan sendirian. Dukungan suporter dan semangat tim sangat penting.

"Kami harus tampil profesional dalam 10-15 menit pertama. Setelah itu, biarkan kondisi, dukungan penggemar, kepercayaan diri, dan semangat kami menyatu," harap Herdman, seperti dikutip dari Bola, saat konferensi pers di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3/2026).

"Semoga kami bisa meraih kemenangan pertama menghadapi lawan dari Eropa dalam sejarah kami. Persiapan kami adalah memulai pertandingan lebih kuat dibandingkan saat melawan Saint Kitts," tambah Herdman.

Recommended