Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan bertanding melawan tim nasional China pada laga pembuka Grup B Piala Asia U-17 2026 di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026) pukul 23.30 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian awal Garuda Muda setelah hasil kurang memuaskan di turnamen regional sebelumnya.
Sesuai laporan dari Bola, skuad asuhan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto membawa misi kebangkitan setelah mencatatkan rekor buruk dalam pertemuan terakhir dengan China. Pada laga uji coba di Tangerang yang berlangsung Februari lalu, Indonesia menelan dua kekalahan dengan skor telak 0-7 dan 2-3.
Persiapan intensif telah dilakukan oleh tim kepelatihan menyusul kegagalan di ajang Piala AFF U-17 2026 pada April lalu. Evaluasi menyeluruh mencakup aspek taktikal dan mental pemain guna memastikan performa yang lebih kompetitif di level kontinental.
"Sudah siap, artinya setelah kami gagal di AFF kami sepakat untuk introspeksi dan kami sudah melakukan evaluasi, mudah-mudahan sisa waktu yang ada kami manaaftkan untuk melatih taktikal sebelum melawan China," ujar Kurniawan Dwi Yulianto, pelatih Timnas Indonesia U-17.
Selain faktor teknis, adaptasi cuaca ekstrem di Jeddah menjadi fokus utama manajemen tim karena suhu udara di siang hari mencapai 35 derajat celcius. Strategi latihan dialihkan ke malam hari untuk menyesuaikan dengan jadwal pertandingan yang mayoritas digelar saat matahari sudah terbenam.
Kurniawan Dwi Yulianto juga terus mengingatkan para pemainnya untuk menjaga hidrasi selama berada di Arab Saudi agar kondisi fisik tetap prima. Perubahan pola latihan ini diharapkan mampu meminimalisir kendala fisik akibat perbedaan suhu yang signifikan dibandingkan di Indonesia.
Dalam susunan pemain, posisi penjaga gawang diperkirakan akan diisi oleh Mika Rajasa dengan formasi andalan 4-3-3. Lini tengah akan dikomandoi oleh Noa Pohan dan Keanu Senjaya, sementara sektor penyerangan mengandalkan trio Ridho, Ichiro Akbar, dan Sean Rahman.