Layanan Tokocrypto Prestige mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 93% sepanjang tahun 2025. Segmen pengguna VIP memberikan kontribusi lebih dari 50% terhadap total volume perdagangan perusahaan.
Tokocrypto berencana memperluas layanan VIP dan institusi pada tahun 2026. Hal ini diungkapkan dalam acara Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026.
Tokocrypto Prestige, yang diluncurkan pada Januari 2025, melayani antara 2.000 hingga 3.000 klien. Kontribusi segmen ini signifikan terhadap likuiditas perusahaan.
"VIP dan institutionals kami berkontribusi lebih dari 50 persen dari total trading volume perusahaan dengan user base kita hanya sekitar 2.000 sampai 3.000 orang," jelas Tokocrypto Prestige Representative, Eva Fransisca, dalam paparannya.
Eva menambahkan bahwa layanan ini baru diluncurkan pada Januari 2025, bersamaan dengan ICO tahun sebelumnya, dan telah berkembang pesat.
Tokocrypto Prestige dirancang sebagai program eksklusif bagi high net worth traders dan high volume traders. Kelebihannya meliputi account manager khusus, kampanye eksklusif VIP, dan distribusi market insight harian.
Selain ritel VIP, Tokocrypto Prestige juga melayani institusi dengan penyediaan likuiditas sesuai kebutuhan institusional serta layanan Over-The-Counter (OTC) desk.
Layanan institusi ini sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 27 Tahun 2024, yang terbit pada Desember 2024. Regulasi ini mengizinkan aset kripto untuk pengguna institusi.
Menurut Eva, seluruh fitur dan likuiditas telah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna institusional.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, melaporkan bahwa platformnya telah menjangkau lebih dari 4,8 juta pengguna terdaftar. Perusahaan mencatat lonjakan jumlah pengguna aktif tahun-ke-tahun (year-on-year) sebesar 75 persen. Pencapaian bisnis dan operasional Tokocrypto sepanjang 2025 meliputi:
- Likuiditas Pasar Lokal: Penyediaan lebih dari 480 pasangan perdagangan mata uang Rupiah (IDR). Penghapusan biaya platform (zero platform fee) dilakukan untuk memperkuat pasar lokal.
- Kemitraan Strategis: Memproses transaksi senilai lebih dari Rp50 triliun melalui kolaborasi dengan lebih dari 1.000 mitra bisnis dari berbagai sektor seperti perbankan, e-wallet, dan telekomunikasi.
- Literasi Finansial: Menjalankan lebih dari 168 inisiatif edukasi di 50 kota yang menjangkau 125.000 peserta. Tujuannya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
- Inovasi Produk: Peluncuran fitur Staking untuk 80 jenis aset, analisa berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pengambilan keputusan investasi, serta forum komunikasi chat dalam aplikasi yang diikuti oleh lebih dari 28.000 pengguna.
Untuk 2026, Tokocrypto Prestige berencana melakukan ekspansi tim serta membuka akses awal (early access) terhadap fitur-fitur baru bagi pengguna VIP. Perusahaan juga akan melanjutkan peluncuran kampanye bulanan dengan skema reward khusus untuk segmen tersebut.
Selain itu, Tokocrypto menargetkan penguatan layanan institusional dan kolaborasi dengan mitra internasional guna memperluas manfaat bagi pengguna VIP dan institusi.
Rencana tersebut dipaparkan dalam agenda ICO 2026, yang menekankan pentingnya kolaborasi dengan regulator dan pembuat kebijakan. Tujuannya memastikan pertumbuhan industri kripto tetap selaras dengan regulasi, mengedepankan perlindungan konsumen, serta relevan dengan kebutuhan ekonomi Indonesia.