Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, yang menukangi tim di BRI Super League 2025/2026, memberikan pandangannya mengenai perbedaan motivasi antara pemain sepak bola Afrika dan Asia Tenggara.
Menurut Trucha, pemain asal Afrika memiliki motivasi lebih tinggi untuk berkarier di luar negeri dibandingkan pemain dari Indonesia dan Malaysia. Hal ini disampaikannya dalam wawancara eksklusif dengan Bola.com.
"Afrika penuh dengan talenta, banyak dari mereka yang datang dari keluarga miskin. Bahkan terkadang mereka tidak punya orang tua. Tetapi mereka memiliki keinginan dan motivasi besar untuk sukses, meninggalkan rumah dan bermain di luar negeri," ujar Tomas Trucha kepada Bola.com.
Trucha menambahkan bahwa pemain Afrika memiliki mental yang kuat dan sangat termotivasi untuk bermain di luar negeri. Sebaliknya, pemain di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Indonesia, cenderung lebih nyaman bermain di dalam negeri.
Lebih lanjut, Trucha menilai bahwa sepak bola belum menjadi prioritas utama di Indonesia dan Malaysia. Banyak orang tua yang lebih mengutamakan pendidikan formal bagi anak-anak mereka.
"Para pemain tidak terlalu lapar untuk mengejar mimpi. Saya juga merasa orang tua di kawasan ini lebih senang menyuruh anaknya ke sekolah, sepak bola tidak begitu penting, atau bukan masa depan," jelas pelatih yang pernah melatih di Kenya, Botswana, dan Afrika Selatan itu.
Trucha juga menyoroti level kehidupan pesepak bola di Indonesia yang tinggi, baik dari segi popularitas maupun komersial.