Tottenham Hotspur menghadapi ancaman serius degradasi dari Liga Inggris. Saat ini, mereka hanya unggul empat poin dari zona merah.
Situasi ini menjadi perhatian besar mengingat hanya 11 pertandingan tersisa di Premier League.
Kekalahan 1-4 dari Arsenal memperburuk keadaan, memicu kemarahan sebagian penggemar. Lebih dari itu, ancaman degradasi menghadirkan masalah finansial yang signifikan bagi klub.
Sebelumnya, kedatangan Thomas Frank membangkitkan optimisme penggemar, yang berharap Spurs dapat bersaing untuk tiket Liga Europa. Namun, delapan bulan kemudian, Frank gagal dan posisinya digantikan oleh Igor Tudor pada awal Februari 2026.
Debut Tudor diwarnai kekalahan telak dalam derby melawan Arsenal. Meskipun klub telah mendatangkan pemain seperti Xavi Simons, Randal Kolo Muani, Mathys Tel, dan Mohammed Kudus pada musim panas 2025, degradasi menjadi ancaman nyata.
Degradasi dapat memaksa Spurs untuk menjual pemain-pemain kunci mereka.
Selain kekecewaan melihat Arsenal juara bersamaan dengan degradasi Spurs, direksi klub mengkhawatirkan dampak finansial jika turun ke divisi kedua.
Menurut laporan The Telegraph, para pemain tidak memiliki klausul pemotongan gaji dalam kontrak jika terdegradasi. Mereka hanya akan kehilangan bonus kualifikasi Eropa, yang bisa menghemat pengeluaran klub.
Namun, membayar gaji setara Liga Champions di Championship akan sulit dipertahankan, sehingga penjualan pemain besar-besaran menjadi opsi yang mungkin.
Pemain dengan gaji tertinggi kemungkinan akan menjadi yang pertama dilepas. Sembilan pemain tim utama, termasuk Simons, Cristian Romero, James Maddison, Conor Gallagher, Kolo Muani, Kudus, Dominic Solanke, Joao Palhinha, dan Dejan Kulusevski, saat ini menerima gaji lebih dari £100.000 per pekan, menurut Capology.
Selain itu, Richarlison, Micky van de Ven, Pedro Porro, dan Radu Dragusin menerima gaji antara £85.000 hingga £90.000 per pekan.
Jual Pemain Demi Dana Transfer
Selain mengurangi beban gaji, penjualan pemain juga dipertimbangkan untuk mendapatkan dana transfer.
Berdasarkan valuasi Transfermarkt, Van de Ven, Romero, Simons, Kudus, Kulusevski, dan Porro adalah pemain paling berharga di skuad Spurs. Kudus, Simons, dan Romero juga termasuk dalam enam pemain bergaji tertinggi.
The Athletic sebelumnya melaporkan bahwa Gallagher, Kevin Danso, Djed Spence, Destiny Udogie, dan Rodrigo Bentancur juga berpotensi hengkang. Sulit membayangkan Tel atau Yves Bissouma bermain di Championship.
Van de Ven diyakini akan diminati banyak klub Eropa, termasuk Real Madrid dan Liverpool. Pada Januari lalu, talkSPORT melaporkan bahwa Spurs mematok harga lebih dari £100 juta untuk bek Timnas Belanda tersebut, tetapi harga itu bisa turun jika Spurs terdegradasi.
Romero, yang baru-baru ini menyuarakan kekurangan pemain, juga bisa mempertimbangkan hengkang. Barcelona dan Atletico Madrid dikabarkan tertarik, menurut Mundo Deportivo.
Pemain yang Berpotensi Bertahan
Jika pemain bintang hengkang, pemain muda seperti Archie Gray dan Wilson Odobert, serta kiper pelapis Antonin Kinsky, bisa mendapatkan keuntungan. Begitu pula talenta akademi seperti Luca Williams-Barnett, Jun’ai Byfield, dan Tynan Thompson.
Pemain yang sedang dipinjamkan seperti Dane Scarlett, Jamie Donley, Mikey Moore, Luka Vuskovic, dan Alfie Devine juga mungkin mendapat peluang lebih besar jika Spurs terdegradasi.
Gelandang muda Swedia Lucas Bergvall, yang meraih penghargaan Pemain Terbaik Klub 2024/2025, juga bisa bertahan meski diminati Aston Villa dan Chelsea.
Pemain berusia 19 tahun Souza, yang direkrut pada Januari dari Santos, juga mungkin melihat Championship sebagai ajang mendapatkan pengalaman tim utama di Inggris.
Untuk saat ini, Spurs masih berada di luar zona degradasi dan akan berusaha untuk menghindari keharusan menjual pemain terbaiknya. Tudor dan timnya akan fokus menghadapi derby London melawan Fulham pada 1 Maret di Craven Cottage.