Francesco Totti Desak Persatuan di AS Roma Akibat Konflik Internal

Legenda AS Roma Francesco Totti meminta Gian Piero Gasperini dan Claudio Ranieri mengesampingkan ego demi target Liga Champions di tengah konflik internal.

Ikon sepak bola Francesco Totti secara terbuka mendesak jajaran pelatih dan manajemen AS Roma untuk menjaga persatuan tim pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini diambil menyusul memanasnya hubungan antara pelatih Gian Piero Gasperini dan sosok senior Claudio Ranieri.

Ketegangan internal tersebut dilaporkan telah menghambat proses kembalinya Totti ke jajaran direksi klub ibu kota Italia tersebut. Sang mantan kapten menegaskan bahwa kepentingan I Giallorossi harus berada di atas ego pribadi para individu di dalamnya.

"Saya tidak ingin masuk ke dalam dinamika ini. Sebagai fans Roma, tujuan utama kami adalah tetap bersatu, meskipun ada perbedaan pendapat secara internal," ujar Francesco Totti sebagaimana dilansir dari Bola.

Totti memberikan peringatan keras kepada Gasperini dan Ranieri agar tetap menghormati integritas klub serta basis penggemar setia Roma. Situasi di markas latihan Trigoria saat ini dilaporkan sedang tidak kondusif akibat gesekan kedua tokoh tersebut.

Meskipun terjadi gejolak di ruang ganti, Totti menekankan bahwa target finis di posisi empat besar Serie A masih sangat realistis. AS Roma saat ini hanya terpaut tiga poin di belakang Juventus dalam perebutan zona Liga Champions.

"Liga Champions? Kita ada di sana, hanya tertinggal tiga poin di belakang Juventus. Saya berharap mereka menyatukan semua kekuatan, baru kemudian kita evaluasi di akhir musim nanti," lanjut Francesco Totti, Legenda AS Roma.

Kehadiran Totti di lingkungan klub diharapkan mampu menjadi penengah untuk meredakan suasana panas yang tengah terjadi. Ia menilai saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk mengumbar masalah internal ke publik karena fokus utama harus tetap pada performa lapangan.

Manajemen klub belum memberikan pernyataan resmi mengenai penundaan jabatan strategis Totti. Sementara itu, skuad asuhan Gasperini terus bersiap menghadapi sisa kompetisi untuk mengejar defisit poin dari rival mereka di klasemen.

Recommended