Universitas Kristen (UK) Maranatha resmi mengoperasikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi di Bandung, Jawa Barat, pada Senin, 11 Mei 2026. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan penyediaan tenaga medis spesialis melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
Pembukaan program studi baru tersebut menjadi tonggak sejarah bagi UK Maranatha setelah lebih dari setengah abad berkontribusi mencetak dokter umum. Seperti dilansir dari Medcom, inisiatif ini dilakukan serentak bersama tiga universitas lain di Jawa Barat, yakni Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), dan Universitas Islam Bandung (Unisba).
Kolaborasi empat perguruan tinggi ini bertujuan membangun ekosistem pendidikan spesialis yang terintegrasi. Dalam kerja sama tersebut, Fakultas Kedokteran Unpad bertindak sebagai pembina bagi ketiga institusi mitra guna menjamin kualitas lulusan sesuai standar nasional.
Rektor UK Maranatha, Frans Umbu Datta, menyatakan bahwa peluncuran ini sangat istimewa karena bertepatan dengan usia institusi yang ke-61 tahun. Menurutnya, kepercayaan pemerintah ini didasarkan pada kualitas pendidikan dan fasilitas pendukung di Rumah Sakit Maranatha.
"Luar biasa, memasuki usia 61 tahun, UK Maranatha untuk pertama kalinya membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis," ujar Frans Umbu Datta, Rektor UK Maranatha.
Frans menambahkan bahwa momentum ini berbeda dari pencapaian sebelumnya karena langsung mendukung program nasional pemenuhan dokter spesialis. Kehadiran program ini diharapkan mampu memperbaiki distribusi tenaga medis subspesialis yang saat ini masih belum merata di berbagai wilayah Indonesia.
Selain spesialis obstetri dan ginekologi, UK Maranatha juga tengah menyiapkan pembukaan program spesialis ilmu penyakit dalam. Sekretaris Umum Universitas, Pan Lindawaty Suherman Sewu, menegaskan bahwa ekspansi akademik ini adalah tanggung jawab moral institusi dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.
Sebelumnya pada Februari 2026, Fakultas Kedokteran Maranatha juga telah meluluskan 15 dokter baru melalui Sidang Terbuka Pengambilan Janji dan Sumpah Dokter. Hingga saat ini, universitas yang berdiri sejak 1965 tersebut terus memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran swasta utama di Indonesia.