Times Higher Education (THE) merilis daftar pemeringkatan perguruan tinggi dalam THE Asia Rankings 2026 pada April 2026 yang menunjukkan dominasi sepuluh universitas asal Thailand di tingkat regional. Pencapaian ini menegaskan kualitas pendidikan tinggi Thailand yang kompetitif baik di Asia maupun secara global.
Dilansir dari Medcom, Chulalongkorn University dan Mahidol University memimpin daftar tersebut dengan menduduki peringkat masing-masing 134 dan 146 secara global. Keberhasilan ini didorong oleh penilaian komprehensif pada aspek riset dan pengajaran.
Lembaga THE menggunakan 18 indikator kinerja yang terbagi ke dalam lima pilar utama penilaian untuk menentukan posisi universitas. Pilar tersebut meliputi kualitas riset dengan bobot 30 persen, pengajaran sebesar 29,5 persen, dan lingkungan riset mencapai 29 persen.
Dua indikator lainnya adalah prospek internasional sebesar 7,5 persen serta keterlibatan industri dengan bobot 4 persen. Penilaian ini juga melibatkan survei reputasi akademik terhadap lebih dari 108.000 responden serta data bibiliometrik dari Elsevier's Scopus.
Posisi berikutnya di Thailand ditempati oleh King Mongkut's University of Technology Thonburi (KMUTT) dan Chiang Mai University. Kedua institusi ini masing-masing berada pada rentang peringkat dunia 201-250 dan 251-300.
Berikut adalah rincian 10 perguruan tinggi terbaik di Thailand berdasarkan data pemeringkatan THE 2026:
| Peringkat | Nama Universitas | Peringkat Dunia |
|---|---|---|
| 1 | Chulalongkorn University | 134 |
| 2 | Mahidol University | 146 |
| 3 | King Mongkut's University of Technology Thonburi (KMUTT) | 201-250 |
| 4 | Chiang Mai University | 251-300 |
| 5 | Mae Fah Luang University | 401-500 |
| 6 | Khon Kaen University | 401-500 |
| 7 | King Mongkut's University of Technology North Bangkok (KMUTNB) | 201-250 |
| 8 | Prince of Songkla University | 401-500 |
| 9 | Suranaree University of Technology | 501-600 |
| 10 | King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) | 401-500 |
Data penilaian yang dihimpun mencakup ratusan juta sitasi dari jutaan artikel jurnal ilmiah untuk memastikan keakuratan dampak penelitian. Hasil pemeringkatan ini menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan akademisi dalam menilai reputasi global institusi pendidikan di Asia.