Veda Ega Pratama Jalani Latihan Intensif di Spanyol Usai Insiden COTA

Pembalap Moto3 Veda Ega Pratama melakoni latihan intensif di dua sirkuit Spanyol untuk mengejar target sepuluh besar di seri Jerez usai jatuh di Amerika.

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, melakukan serangkaian latihan intensif di Spanyol pada pekan kedua April 2026 sebagai persiapan menghadapi seri lanjutan Moto3 di Sirkuit Jerez. Langkah ini diambil guna memulihkan performa dan mental bertanding usai mengalami kecelakaan pada balapan di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat.

Dilansir dari Bola, Veda bersama rekannya di kelas Moto2, Mario Suryo Aji, menjalani program latihan ketat di bawah pengawasan Honda Team Asia. Dalam tiga hari berturut-turut, keduanya mengasah kemampuan di dua lintasan berbeda, yakni Sirkuit Aspar pada Selasa dan Rabu, kemudian berlanjut ke Sirkuit Alcarras pada Kamis.

Manajer Honda Team Asia sekaligus mantan pembalap MotoGP, Hiroshi Aoyama, terpantau memimpin langsung sesi latihan tersebut untuk memberikan instruksi teknis kepada para pembalap. Latihan ini menjadi bagian dari proses adaptasi berkelanjutan bagi Veda yang merupakan pendatang baru di kompetisi kelas dunia tersebut.

Veda sebelumnya gagal finis pada seri Moto3 Amerika Serikat yang berlangsung Senin (30/03/2026) dini hari WIB setelah terjatuh pada putaran kelima. Padahal, pembalap asal Gunungkidul tersebut sempat mencatatkan waktu putaran tercepat dengan torehan $2$ menit $13,844$ detik saat sedang bersaing di posisi lima besar.

Ayah kandung Veda, Sudarmono, mengungkapkan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh kesalahan teknis saat mengoperasikan tuas gas. "Masalahnya memang dia ada kesalahan, makanya ada slide, gasnya terlalu agresif," kata Sudarmono, mantan pembalap nasional Indonesia.

Sudarmono menjelaskan bahwa Veda belum sepenuhnya menghafal karakter Sirkuit COTA yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi. Meski mengalami kegagalan finis pertama kalinya di kelas Moto3, kondisi fisik dan mental remaja tersebut dipastikan tetap stabil tanpa mengalami cedera serius.

Fokus utama Veda kini beralih sepenuhnya ke seri Jerez, Spanyol, yang dijadwalkan berlangsung pada 25-27 April 2026 mendatang. Tim menargetkan peningkatan hasil yang signifikan dengan harapan mampu menembus posisi sepuluh besar di sirkuit legendaris tersebut.

"Mudah-mudahan tetap dia yakin bisa di sepuluh besar, ya mudah-mudahan bisa lah di sepuluh besar. Itu aja sih targetnya," ujar Sudarmono terkait harapan pada balapan berikutnya di Spanyol.

Recommended