Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menjadi sorotan dunia balap motor setelah menunjukkan performa luar biasa dalam ajang Moto3 2026. Penampilan impresifnya di seri Amerika Serikat, khususnya di Circuit of the Americas (COTA), mendapatkan banyak pujian.
Sebagai seorang debutan di level Grand Prix, Veda yang memperkuat tim Honda Team Asia, berhasil tampil percaya diri sejak sesi kualifikasi. Ia sukses mengamankan posisi start keempat, sebuah pencapaian yang langka bagi pembalap rookie.
Pencapaian Veda di Moto3 Amerika 2026 tidak hanya membanggakan publik Tanah Air, tetapi juga menarik perhatian tokoh penting di dunia balap. Hiroshi Aoyama, manajer tim sekaligus legenda balap Jepang, secara terang-terangan menyatakan kekagumannya terhadap potensi yang dimiliki Veda.
Hiroshi Aoyama menilai adaptasi Veda terhadap lintasan baru dan tekanan kompetisi berlangsung jauh di atas ekspektasi. Selain itu, Aoyama juga melihat mentalitas kuat yang ada dalam diri pembalap asal Indonesia tersebut, karakteristik yang krusial di ajang Moto3.
“Pencapaian ini sangat luar biasa untuk ukuran seorang rookie,” ungkap Aoyama, seperti dilansir dari Bola. Hasil tersebut turut mempertegas tren positif Veda yang sebelumnya juga menunjukkan performa mengesankan di seri-seri awal musim 2026.
Veda Bukan Sekadar Pelengkap di Grid
Penampilan Veda di Amerika Serikat menjadi bukti bahwa ia bukan hanya pelengkap di grid Moto3, melainkan seorang kandidat kuat yang mampu bersaing di papan atas. Kemampuannya untuk mengamankan posisi start yang kompetitif menunjukkan kualitasnya bersanding dengan rider muda terbaik dunia.
Sebelumnya, Veda Ega Pratama juga berhasil mencatat sejarah dengan meraih podium di Moto3 Brasil 2026. Torehan ini menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang sukses finis di posisi tiga besar dalam ajang Grand Prix, menegaskan statusnya sebagai bintang muda yang patut diperhitungkan.