Wenger Ungkap Dua Pemain yang Gagal Direkrut Arsenal

Arsene Wenger mengungkapkan penyesalannya gagal merekrut Cristiano Ronaldo dan N'Golo Kante saat masih melatih Arsenal.

Arsene Wenger, mantan pelatih Arsenal, mengungkapkan dua pemain yang sangat ingin ia rekrut selama masa jabatannya di klub London Utara tersebut. Namun, transfer tersebut tidak pernah terwujud, dan hal ini menjadi penyesalan baginya hingga saat ini.

Wenger, yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, menyampaikan hal tersebut dalam diskusi panel di The John F. Kennedy Center for Performing Arts, Washington, DC, pada 4 Desember 2025.

Selama lebih dari dua dekade melatih Arsenal, Wenger mencatatkan sejarah dengan meraih gelar Premier League musim 2003/04 tanpa terkalahkan. Skuad "The Invincibles" yang bertabur bintang seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, Robert Pires, dan Dennis Bergkamp, dianggap sebagai salah satu tim terkuat di Eropa saat itu.

Meskipun trofi tidak semudah diraih pada periode akhir kepelatihannya, Wenger tetap mampu menangani pemain-pemain kelas atas seperti Cesc Fabregas, Robin van Persie, dan Mesut Ozil yang mencapai puncak performa di bawah arahannya. Bahkan, Pep Guardiola pernah menyatakan keinginannya untuk bermain di bawah asuhan Wenger saat masih bermain untuk Barcelona.

Dari 1.234 pertandingan bersama Arsenal, dengan 715 kemenangan dan 252 kekalahan, Wenger mengakui ada dua nama besar yang paling ingin ia latih, namun gagal ia datangkan:

Cristiano Ronaldo

Wenger tidak pernah menyembunyikan kekagumannya pada Cristiano Ronaldo, meskipun pemain Portugal itu sering menjadi penghalang bagi Arsenal saat membela Manchester United. Ronaldo mencetak lima gol dalam 11 laga Liga Inggris melawan Arsenal pada periode pertamanya di Old Trafford.

Menurut Wenger, Ronaldo sebenarnya hampir bergabung dengan Arsenal sebelum akhirnya pindah ke MU pada musim panas 2003. "Pemain mana yang paling saya sesali tidak saya rekrut? Tentu saja Cristiano Ronaldo. Saya pikir itu mungkin terjadi dan jika kami sedikit lebih cepat, beberapa hari saja… Karena kami sudah sepakat dan Manchester United datang lima atau enam hari kemudian," ujar Wenger kepada SPORTbible.

N'Golo Kante

Nama lain yang ia sesali adalah N'Golo Kante. Gelandang Prancis itu kerap mendominasi lini tengah saat menghadapi Arsenal, terutama saat melawan Chelsea. Banyak yang menilai Kante sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dalam sejarah Premier League.

"Jadi, saya akan mengatakan di awal karier saya, Cristiano Ronaldo. Di akhir karier saya, N'Golo Kante," kata Wenger.

Wenger mengungkapkan betapa dekatnya Arsenal untuk merekrut Kante saat masih muda. "Kami bisa mendapatkan Kante dengan mudah, karena dia bermain di sebuah klub di Paris bernama Suresnes, tempat salah satu sahabat terbaik saya menjadi direktur. Dan dia mengatakan kepada saya: 'Tolong, saya punya seorang pemain, dia luar biasa. Tidak ada yang menginginkannya di Prancis.' Dia membawanya dengan mobilnya dan berkeliling dari klub ke klub. Dan akhirnya, sebuah klub Divisi 3 di Prancis yang merekrut N’Golo Kante'" ungkap Wenger.

Wenger meninggalkan warisan besar di sepak bola Inggris, membuka jalan bagi manajer asing meraih sukses di Premier League. Namun, ia tetap menyimpan penyesalan gagal membawa Ronaldo dan Kante ke Arsenal, dua pemain penting dalam sejarah sepak bola Inggris.

Recommended